KABUPATEN AGAM, NETRALNEWS.COM – Palang Merah Indonesia (PMI) terus melakukan berbagai upaya pemulihan pasca bencana banjir bandang dan longsor yang melanda Kabupaten Agam beberapa waktu lalu. Salah satu fokus utama yang digencarkan yakni edukasi kesehatan dan promosi kebersihan melalui layanan WASH (Water, Sanitation, and Hygiene). Pendamping layanan promosi kebersihan WASH PMI, Indri Saumika Nurhabibah, mengatakan bahwa promosi kebersihan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari layanan WASH, selain distribusi air bersih dan sanitasi. “Promosi kebersihan sangat penting untuk memberikan edukasi serta pemahaman kepada masyarakat, terutama kelompok terdampak bencana,” ujarnya. Di Kabupaten Agam, kegiatan promosi kebersihan dilaksanakan dengan menyasar lingkungan sekolah. Dua sekolah menjadi lokasi kegiatan, yakni MTI Kampuang Tangah dan SDN 05 Kayu Pasak, Kecamatan Palembayan. Menurut Indri, sekolah menjadi tempat strategis untuk menanamkan kebiasaan hidup bersih dan sehat sejak dini. Materi yang disampaikan dalam kegiatan tersebut meliputi manajemen menstruasi, pentingnya cuci tangan pakai sabun, edukasi air aman yang bersih dan sehat, serta pemeriksaan bakteri menggunakan alat lumigerm. PMI juga melibatkan relawan lokal sebagai pemateri guna memperkuat kemitraan dan keberlanjutan program di tingkat masyarakat. “Sebagai bentuk apresiasi, kami membagikan paket makanan ringan dan WASH kit kepada seluruh peserta,” tambah Indri. Selain itu, PMI Kabupaten Agam juga membuka layanan umpan balik bagi masyarakat melalui hotline 0812 4706 1963. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat sinergi dan meningkatkan kualitas pelayanan PMI selama masa pemulihan pasca bencana.