JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Santa Claus sebenarnya berasal dari Demre (dulu namanya Myra). Sebuah kota kecil di Romawi, sekarang menjadi bagian dari Turki. Pada tahun 343 Masehi, di Demre hidup seorang biarawan bernama Saint Nicholas. Dia terkenal seorang yang baik dan saleh. Saint Nicholas selalu membantu dan memberi orang yang membutuhkan bantuan. Berkat kedermawaannya itu, Saint Nicholas dikenal sebagai Santo pelindung anak-anak dan pemberi hadiah. Penduduk Demre saat itu berbahasa Yunani kuno. Sosok Saint Nicholas masih bisa ditemui di beberapa pahatan di situs-situs yang ada di Demre. Bukti arkeologis menyatakan, Santa Klaus yang berasal dari Demre itu sama sekali tidak gemuk. Saint Nicholas seorang pria berbadan tegap, dengan baju rompi, dan celana kain yang digulung hingga ke lutut. Ia pendeta Kristen yang menghancurkan kuil-kuil pagan dan membangun gereja di atasnya. “Jadi, Santa Klaus alias Saint Nicholas itu memang ada beneran! Dia hidup dan wafat di Demre. Dan dia menyebarkan agama Kristen," kata arkeolog Turki, Nevzat Cevic, peneliti peradaban kuno Kristen. Kemudian oleh masyarakat Belanda, sosok Saint Nicholas, dijadikan sebagai sumber inspirasi cerita Sinterklaas. Nama Sinterklas itu berasal dari nama Saint Nicholas, yang disingkat dalam bahasa Belanda jadi Sinter Klaas. Menurut tradisi Belanda, Sinterklaas itu muncul setiap malam pada 5-6 Desember, untuk membagikan hadiah Natal kepada anak-anak, bersama pendampingnya yang bernama Zwarte Piet. Begitulah ceritanya... Bersambung...