BUENOS AIRES – Pemerintah Argentina menyampaikan penyesalannya atas langkah Brasil yang menurunkan tingkat hubungan diplomatik kedua negara menjadi setingkat kuasa usaha (charge d'affaires), menyusul meningkatnya ketegangan politik antara kedua pemerintahan. Dalam pernyataan resmi yang dirilis Kementerian Luar Negeri, Perdagangan Internasional, dan Urusan Agama Argentina, pemerintah menyebut keputusan tersebut diambil secara sepihak oleh Brasil dan dinilai memperburuk hubungan antarnegara di kawasan. Argentina juga mengungkapkan bahwa duta besarnya untuk Brasil telah dipanggil setelah Menteri Luar Negeri Brasil Mauro Vieira menyampaikan keputusan tersebut serta meminta sang diplomat kembali ke Argentina. Pemerintah Argentina menilai selama beberapa tahun terakhir pihaknya berupaya menjaga hubungan bilateral tetap berjalan meskipun terdapat perbedaan pandangan politik antara para pemimpin kedua negara. Menurut Buenos Aires, perbedaan ideologi seharusnya tidak berkembang menjadi konflik diplomatik yang mengganggu hubungan antarnegara. Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri Brasil mengumumkan bahwa kedutaan besarnya di Buenos Aires tetap beroperasi, namun untuk sementara dipimpin oleh seorang kuasa usaha. Keputusan ini berarti Duta Besar Brasil untuk Argentina, Julio Bitelli, tidak akan kembali ke Buenos Aires setelah dipanggil untuk konsultasi pekan lalu. Langkah tersebut diambil setelah Presiden Argentina Javier Milei kembali melontarkan kritik terhadap Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva dalam wawancara dengan media Argentina La Nacion. Ketegangan sebenarnya telah muncul sejak akhir Juli 2026 ketika Milei menghadiri sebuah acara politik di Sao Paulo. Dalam kesempatan itu, ia melontarkan kritik terhadap Lula, Mahkamah Agung Federal Brasil, serta sejumlah institusi negara Brasil lainnya. Meski hubungan diplomatik diturunkan, pemerintah Brasil belum mengumumkan pemutusan hubungan diplomatik maupun penutupan kedutaannya di Argentina. Namun, keputusan menempatkan hubungan bilateral pada tingkat kuasa usaha dianggap sebagai salah satu langkah diplomatik paling tegas yang pernah diambil Brasil terhadap pemerintahan Javier Milei hingga saat ini. Pengamat menilai perkembangan tersebut berpotensi memengaruhi kerja sama politik dan diplomatik kedua negara, meskipun hubungan ekonomi antara Argentina dan Brasil sebagai dua ekonomi terbesar di Amerika Selatan masih tetap berlangsung.