BUDAPEST - Badan meteorologi HungaroMet melaporkan bahwa Agustus 2026 menjadi bulan terpanas yang pernah tercatat di Hongaria sejak pencatatan dimulai pada 1901. Suhu rata-rata nasional mencapai 24,9 derajat Celsius atau 3,7 derajat lebih tinggi dibandingkan rata-rata Agustus periode 1991–2020 yang berada di angka 21,2 derajat Celsius. Selain mencatat rekor suhu tertinggi, Hongaria juga mengalami kondisi yang sangat kering sepanjang bulan tersebut. Berdasarkan data awal, rata-rata curah hujan nasional hanya mencapai 15,6 milimeter, jauh di bawah rata-rata Agustus periode 1991–2020 yang sebesar 59,5 milimeter. Kondisi itu menjadikan Agustus 2026 sebagai bulan Agustus terkering keempat sejak 1901. Kekeringan yang berkepanjangan turut memberikan tekanan besar terhadap sektor pertanian. Data Kantor Pusat Statistik Hongaria yang dirilis pada Selasa (1/9) menunjukkan nilai tambah sektor pertanian pada kuartal kedua 2026 turun 12,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya akibat dampak kekeringan yang parah. Dampak cuaca ekstrem juga dirasakan sektor energi. Menurunnya permukaan air Sungai Danube menyebabkan produksi listrik di Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Paks berkurang drastis pada awal Agustus. Kondisi tersebut memaksa tiga dari empat unit pembangkit dihentikan sementara operasinya. Sebagai respons, pemerintah Hongaria mengambil langkah darurat untuk meningkatkan ketinggian permukaan air di sekitar fasilitas pembangkit guna memastikan ketersediaan air pendingin dan menjaga pasokan energi tetap aman.