FUKUI - Badan Meteorologi Jepang (Japan Meteorological Agency/JMA) pada Minggu (30/8) menerbitkan peringatan darurat tertinggi terkait hujan lebat untuk sejumlah wilayah di Prefektur Fukui, Jepang tengah. Peringatan tersebut dikeluarkan ketika tanah longsor dilaporkan terjadi dan sejumlah kendaraan terjebak akibat ruas jalan yang tergenang. Peringatan darurat Level 5 diberlakukan JMA untuk Kota Fukui, Ono, dan Katsuyama. Level tersebut menunjukkan bahwa bencana sedang berlangsung atau memiliki kemungkinan sangat tinggi untuk terjadi. Data JMA mencatat curah hujan ekstrem di Katsuyama, Sakai, dan Fukui dalam periode 24 jam hingga Minggu pagi waktu setempat. Hujan yang turun di ketiga wilayah tersebut mencapai lebih dari 300 milimeter dan memecahkan rekor. Pejabat badan cuaca meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan ke tingkat tertinggi terhadap ancaman banjir di wilayah dataran rendah, sungai yang meluap, serta tanah longsor. Warga juga diminta berhati-hati terhadap potensi petir, tornado, dan angin kencang. Sementara itu, rekaman langsung yang ditayangkan Kementerian Pertanahan, Infrastruktur, Transportasi, dan Pariwisata Jepang memperlihatkan sejumlah sungai mengalami luapan akibat curah hujan tinggi, sebagaimana dilaporkan Kyodo News. Menurut laporan tersebut, kementerian terkait berpotensi mengambil tindakan darurat dengan melepaskan sebagian air dari sebuah bendungan di Sakai. Langkah itu dilakukan untuk menyediakan kapasitas tambahan di bendungan seiring dengan terus meningkatnya permukaan air.