FUNING - Wilayah Bo’ai di Funing memiliki kondisi geografis yang cukup menantang karena dikelilingi pegunungan, memiliki banyak sungai, serta dilalui medan jalan yang sulit. Kondisi tersebut selama bertahun-tahun membuat murid dari desa-desa di sekitar Bo’ai harus menghadapi perjalanan panjang dan sulit untuk bersekolah. Untuk mencapai sekolah, sebagian murid harus menggunakan kendaraan melewati jalan pegunungan atau menyeberangi sungai dengan perahu yang dikelola secara swasta. Situasi tersebut mulai berubah sejak 2021 ketika pemerintah setempat bekerja sama menyediakan layanan feri tanpa biaya bagi para murid. Saat ini, tujuh unit yang disebut sebagai "bus sekolah air" beroperasi secara rutin di 12 titik penyeberangan di Bo’ai. Layanan tersebut berfungsi mengantar dan menjemput murid berdasarkan jadwal sekolah masing-masing. Dengan demikian, perjalanan menuju dan dari sekolah dapat dilakukan dengan lebih mudah. Saat ini, layanan feri tersebut digunakan oleh 329 murid di Bo’ai. Sejak mulai beroperasi pada 2021, layanan itu telah mencatat lebih dari 147.000 perjalanan untuk mengangkut para murid. Kisah mengenai layanan "bus sekolah air" tersebut selengkapnya dapat disimak melalui rangkaian foto berikut ini.