TOKYO – Karya anumerta novelis misteri ternama Jepang, Keigo Higashino, berjudul "Eternal Memory", resmi diluncurkan dan mulai dipasarkan di Jepang pada Rabu (5/8). Buku tersebut menjadi karya terakhir yang diterbitkan setelah kepergian penulis yang dikenal luas melalui berbagai novel misteri populer. Berdasarkan laporan media setempat, Eternal Memory merupakan buku ke-11 dalam seri Detektif Galileo, yang menghadirkan kembali tokoh fisikawan jenius Manabu Yukawa sebagai karakter utama. Novel ini juga tercatat sebagai karya ke-106 Higashino yang berhasil diterbitkan sepanjang karier kepenulisannya. Sebelum peluncuran resmi, penerbit mempromosikan buku tersebut dengan slogan “Misteri terakhir Galileo”, yang menarik perhatian para penggemar setia seri tersebut. Keigo Higashino dikenal sebagai salah satu penulis novel misteri paling berpengaruh di Jepang. Karyanya telah diterjemahkan ke berbagai bahasa dan banyak diadaptasi menjadi film maupun serial televisi. Salah satu novel yang paling dikenal secara internasional adalah The Devotion of Suspect X, yang mendapat berbagai penghargaan dan memperkuat reputasinya sebagai penulis fiksi kriminal kelas dunia. Higashino meninggal dunia pada 23 Juli 2026 dalam usia 68 tahun akibat kanker usus besar. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi dunia sastra Jepang dan para pembaca di berbagai negara. Dengan terbitnya Eternal Memory, para penggemar kini dapat menikmati kembali petualangan terakhir Manabu Yukawa sekaligus mengenang warisan sastra yang ditinggalkan oleh Keigo Higashino selama puluhan tahun berkarya di dunia literasi.