DONETSK, NETRALNEWS.COM - Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy, kembali menunjukkan keberaniannya dengan mendatangi garis depan pertempuran. Tiba di poros Dobropillya, Oblast (Provinsi) Donetsk, ia bertemu langsung dengan Korps 1 Garda Nasional Ukraina (NHU), Selasa 4 November 2025. Orang nomor satu Ukraina ini bertatap muka dengan para perwira dan prajurit anggota satuan tempur yang dikenal berideologi Neo-Nazi. Dalam pertemuan tersebut, Zelenskyy meninjau secara langsung situasi dan kondisi di garis depan, termasuk mengecek persenjataan dan kebutuhan militer Ukraina. Selain itu, ia juga memberikan medali kehormatan bagi para pejuang. "Saya bertemu dengan tentara kami di pos komando Korps 1 Garda Nasional Ukraina Azov, yang bersama unit-unit terkait, sedang melakukan pertahanan di arah Dobropillia," ujar Zelenskyy dikutip dari Interfax-Ukraine. Lebih lanjut Zelenskyy juga mengatakan, ia telah mendengar langsung bagaimana perkembangan situasi di wilayah tersebut. Terutama untuk sejumlah kebutuhan militer yang paling mendesak. Hal utama yang menjadi sorotannya adalah mengenai persediaan dan suplai amunisi serta persenjataan, termasuk memberi tahu pasukannya terekait peningkatan produksi pesawat tanpa awak (drone) untuk unit yang terkenal berjuluk Brigade Azov tersebut. "(Kami) membahas situasi di garis depan dan kebutuhan paling mendesak, memberikan perhatian khusus pada isu persenjataan, peningkatan produksi drone, kebutuhan brigade, dan pengalaman Korps 1 Garda Nasional Ukraina Azov, dan lain-lain," kata Zelenskyy melanjutkan. Sejumlah tentara Neo-Nazi Ukraina juga diganjar penghargaan, sebagai apresiasi dari Zelenskyy kepada mereka yang rela menggadai dan mengorbankan nyawa menjaga serta mempertahankan kedaulatan negara dari invasi Rusia. "Saya berterima kasih kepada para prajurit atas pengabdian mereka dan secara pribadi menganugerahi mereka penghargaan negara," ucap Zelenskyy. "Para prajurit bertugas di posisi yang penting. Saya berterima kasih kepada para prajurit karena telah melindungi Ukraina dan integritas wilayah kami. Ini negara kami, ini wilayah Timur kami, dan kami pasti akan melakukan yang terbaik untuk menjaganya tetap Ukraina," katanya.