BEIJING - Tiongkok kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada Nepal dengan mengirimkan pasokan tahap baru beserta tenaga ahli melalui jalur udara ke Kathmandu pada Selasa (1/9). Bantuan tersebut merupakan bagian dari respons terhadap bencana tanah longsor besar yang terjadi pada Rabu (26/8). Paket bantuan yang dikirim disesuaikan dengan kebutuhan mendesak di lapangan. Sejumlah perlengkapan yang dibawa antara lain drone, alat dan reagen pengujian DNA, perangkat pemurnian air, serta perlengkapan penerangan. Sebelumnya, bantuan tahap pertama dari Tiongkok telah tiba di Nepal pada Minggu (30/8). Dalam penerbangan yang sama, Tiongkok juga mengirim lima ahli identifikasi DNA yang tergabung dalam tim bantuan ahli gelombang ketiga untuk Nepal. Setelah mendarat di Kathmandu, para ahli tersebut langsung menuju wilayah terdampak untuk mendukung upaya penanganan bencana yang dilakukan otoritas setempat. Pemerintah Nepal pada Selasa melaporkan bahwa jumlah korban meninggal akibat tanah longsor tersebut meningkat menjadi 1.068 orang. Sementara itu, sebanyak 4.606 orang lainnya masih dinyatakan hilang dan dalam proses pencarian.