KAIRO - Presiden Tiongkok Xi Jinping menyatakan kesiapan negaranya untuk memperdalam kemitraan strategis komprehensif dengan Mesir. Pernyataan tersebut disampaikan pada Selasa (1/9) menjelang kunjungan kenegaraannya ke Mesir. Pernyataan Xi dimuat dalam artikel yang ditandatangani olehnya dan diterbitkan oleh sejumlah media Mesir. Dalam tulisan tersebut, ia mengajak kedua negara memperkuat kepercayaan serta menjadi contoh dalam menjaga dan meneruskan hubungan persahabatan. Xi mengatakan Tiongkok dan Mesir perlu terus memberikan dukungan terhadap kepentingan inti dan perhatian utama masing-masing. Kedua pihak juga didorong memperluas pertukaran serta kerja sama di berbagai tingkatan dan sektor agar persahabatan yang telah terjalin dapat diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya. Selain itu, kedua negara diharapkan mengedepankan manfaat bersama dan kerja sama yang saling menguntungkan serta menjadi contoh dalam pembangunan bersama. Menurut Xi, Tiongkok dan Mesir perlu memperkuat keterkaitan strategi pembangunan, meningkatkan kualitas kerja sama Sabuk dan Jalur Sutra, serta menggali berbagai potensi dan memperluas ruang kerja sama praktis. Upaya tersebut diharapkan memberikan dorongan berkelanjutan bagi hubungan yang saling menguntungkan. Xi turut mengajak kedua pihak menghargai keunggulan peradaban masing-masing dan menjadi contoh dalam pertukaran serta pembelajaran antarperadaban. Ia mendorong peningkatan kerja sama di sektor pendidikan, pariwisata, sains dan teknologi, kesehatan, olahraga, hingga arkeologi. Menurut Xi, langkah tersebut penting untuk memperkuat pemahaman dan kedekatan masyarakat kedua negara. Kerja sama itu juga diharapkan memberikan energi baru bagi kemitraan strategis komprehensif Tiongkok-Mesir sekaligus memanfaatkan keberagaman peradaban untuk mendorong pembangunan komunitas dengan masa depan bersama bagi umat manusia. "Tiongkok dan Mesir harus melangkah maju secara berdampingan serta menjadi pelopor dalam menjunjung tinggi kesetaraan dan keadilan," tutur Xi. Sebagai negara berkembang besar sekaligus bagian penting dari Global South, Tiongkok dan Mesir, menurut Xi, perlu berperan aktif dalam menjaga perdamaian dan stabilitas dunia serta memperjuangkan keadilan internasional. Hal tersebut dapat dilakukan melalui praktik multilateralisme sejati, peningkatan koordinasi multilateral, serta kerja sama dalam menjalankan empat inisiatif global yang mencakup pembangunan, keamanan, peradaban, dan tata kelola. Xi juga mengajak kedua negara memperkuat kerja sama untuk mendorong hubungan Tiongkok dengan negara-negara Arab dan Afrika. Ia menyatakan Tiongkok siap bekerja sama dengan Mesir guna meningkatkan dampak positif dari kemitraan yang telah terjalin erat. Menurut Xi, posisi strategis Mesir yang menghubungkan dunia Arab sekaligus menjadi pintu menuju berbagai wilayah Afrika dapat dimanfaatkan untuk memperluas kerja sama. Tiongkok dan Mesir juga diharapkan terus menerapkan usulan "lima kerangka kerja sama" antara Tiongkok dan negara-negara Arab serta menindaklanjuti 10 langkah kemitraan untuk modernisasi antara Tiongkok dan Afrika. Xi mengatakan berbagai langkah tersebut diperlukan agar kerja sama Tiongkok-Arab dan Tiongkok-Afrika dapat terus menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman, mengalami kemajuan secara stabil, dan berlangsung dalam jangka panjang.