JAKARTA - KTM dikabarkan tengah mempertimbangkan untuk mencopot Maverick Vinales dari kursinya di tim Tech3 mulai Grand Prix Inggris akhir pekan depan. Keputusan tersebut muncul setelah hubungan pembalap asal Spanyol itu dengan manajemen Tech3 memanas, sementara kondisi cedera bahunya juga dinilai memengaruhi performa. Jika keputusan diambil, Pol Espargaro disebut telah disiapkan sebagai pengganti hingga akhir musim MotoGP 2026. Menurut laporan Motorsport, KTM sedang mencari langkah terbaik untuk mengakhiri kerja sama dengan Vinales secepat mungkin. Cedera bahu yang dialaminya sejak kecelakaan di Sachsenring pada Juli tahun lalu menjadi salah satu faktor, namun konflik yang semakin tajam dengan CEO baru Tech3, Guenther Steiner, disebut menjadi alasan utama percepatan keputusan tersebut. Vinales sebelumnya menandatangani kontrak langsung dengan KTM untuk membela Tech3 pada musim 2025 hingga 2026. Setelah tampil menjanjikan pada awal musim 2025, ia bahkan sempat dijanjikan promosi ke tim pabrikan. Namun situasi berubah drastis setelah KTM merekrut pembalap lain untuk proyek musim 2027, sementara masa depannya semakin tidak jelas. Pembalap berusia 31 tahun itu mengaku kecewa karena merasa KTM mengingkari komitmen yang telah disepakati. Ia bahkan menegaskan bahwa jika kariernya di MotoGP berakhir, KTM menjadi pihak yang paling bertanggung jawab atas situasi tersebut. Di sisi lain, Steiner menegaskan timnya ingin membangun proyek baru tanpa membawa persoalan dari masa lalu. Sementara direktur motorsport KTM, Pit Beirer, memilih tidak banyak berkomentar dan menyatakan keputusan akhir mengenai susunan pembalap Tech3 untuk musim 2027 akan diumumkan setelah jeda musim panas. Dengan masih tersisa 11 seri balapan MotoGP 2026, KTM disebut ingin menyelesaikan polemik ini secepat mungkin demi menghindari konflik berkepanjangan yang berpotensi merugikan citra tim maupun aspek finansial. Jika rencana tersebut terealisasi, Grand Prix Inggris bisa menjadi balapan terakhir Maverick Vinales bersama Tech3.