DESA DUKUHSARI — Balai Desa Dukuhsari menjadi ruang pertemuan antara mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) 126 dan masyarakat dalam kegiatan senam bersama pada Kamis, 9 Juli 2026. Ibu-ibu PKK, perangkat desa, dan mahasiswa KKN mengikuti kegiatan yang dipimpin langsung oleh anggota KKN 126 tersebut. Mahasiswa KKN mengambil posisi sebagai pemandu gerakan di hadapan peserta. Dari tempat itu, mereka mengarahkan rangkaian gerakan yang kemudian diikuti secara bersama-sama oleh ibu-ibu PKK, perangkat desa, dan anggota KKN lainnya. Kegiatan tersebut tidak hanya diarahkan sebagai aktivitas olahraga. Senam bersama juga menjadi salah satu upaya mahasiswa KKN 126 untuk membangun kedekatan dengan masyarakat selama menjalankan program pengabdian di desa. Melalui kegiatan yang melibatkan berbagai unsur tersebut, mahasiswa dan warga memiliki kesempatan untuk berinteraksi dalam suasana yang lebih terbuka. Pertemuan tidak berlangsung dalam bentuk rapat atau penyampaian program, tetapi melalui aktivitas fisik yang dapat dilakukan bersama. Keterlibatan ibu-ibu PKK dan perangkat desa memperlihatkan bahwa hubungan antara mahasiswa KKN dan masyarakat dapat dibangun melalui kegiatan sederhana. Senam menjadi titik temu bagi peserta dengan latar dan peran yang berbeda di lingkungan desa. Bagi mahasiswa KKN 126, memimpin senam juga menjadi bagian dari keterlibatan langsung dalam kehidupan masyarakat. Mereka tidak hanya hadir sebagai peserta, tetapi mengambil peran dalam mengarahkan jalannya kegiatan sejak senam dimulai hingga rangkaian gerakan selesai dilakukan. Kegiatan bersama semacam ini memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengenal masyarakat secara lebih dekat. Sebaliknya, warga juga dapat berinteraksi dengan mahasiswa di luar kegiatan formal maupun pelaksanaan program kerja tertentu. Keikutsertaan perangkat desa turut mempertemukan unsur pemerintahan desa, kelompok PKK, dan mahasiswa dalam satu kegiatan. Interaksi tersebut sejalan dengan tujuan pelaksanaan senam, yakni mempererat hubungan antara KKN 126 dan masyarakat. Senam bersama di Balai Desa Dukuhsari menjadi salah satu bentuk pendekatan sosial yang dilakukan selama masa pengabdian. Melalui gerakan yang dilakukan secara serempak, mahasiswa KKN 126 dan warga membangun komunikasi serta kebersamaan dari ruang yang paling sederhana: berkegiatan bersama di lingkungan desa.