JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Memasuki musim 2017-2018, Real Madrid memiliki target besar untuk meraih gelar Liga Champions ketiga berturut-turut di bawah kepemimpinan pelatih Zinedine Zidane. Dengan bintang-bintang seperti Cristiano Ronaldo, Sergio Ramos, Luka Modrić, dan Toni Kroos, Real Madrid siap untuk menghadapi tantangan di kompetisi klub terbesar Eropa dan membuktikan keunggulan mereka di panggung Eropa sekali lagi. Real Madrid ditempatkan di Grup H bersama Tottenham Hotspur (Inggris), Borussia Dortmund (Jerman), dan APOEL (Siprus). Mereka memulai pertandingan mereka dengan kemenangan 3-0 atas APOEL di Santiago Bernabéu, dengan Ronaldo mencetak dua gol dan Sergio Ramos menambah satu gol lagi. Pertandingan berikutnya melawan Borussia Dortmund di Jerman berakhir dengan kemenangan 3-1, berkat dua gol dari Ronaldo dan satu gol dari Gareth Bale. Di pertandingan ketiga melawan Tottenham di Bernabéu, Real Madrid bermain imbang 1-1, dengan gol dari Ronaldo menyamakan kedudukan setelah gol bunuh diri Raphael Varane memberi Tottenham keunggulan awal. Namun, di pertandingan tandang di Wembley, Real Madrid kalah 1-3 dari Tottenham. Real Madrid bangkit dengan kemenangan 6-0 atas APOEL di Siprus, di mana Ronaldo dan Benzema masing-masing mencetak dua gol. Mereka menutup fase grup dengan kemenangan 3-2 atas Borussia Dortmund di Bernabéu, memastikan tempat di babak 16 besar sebagai runner-up grup. Di babak 16 besar, Real Madrid bertemu dengan Paris Saint-Germain (PSG), salah satu favorit kompetisi dengan skuad bertabur bintang seperti Neymar, Kylian Mbappé, dan Edinson Cavani. Di leg pertama di Bernabéu, Real Madrid meraih kemenangan 3-1 yang penting. Ronaldo mencetak dua gol, dan Marcelo menambahkan satu gol lagi, memberikan keuntungan besar sebelum leg kedua. Di leg kedua di Parc des Princes, Real Madrid tampil solid dan menang 2-1, dengan gol dari Ronaldo dan Casemiro. Agregat 5-2 memastikan tempat mereka di perempat final. Perempat final mempertemukan Real Madrid dengan Juventus, ulangan final 2017. Di leg pertama di Turin, Real Madrid memberikan penampilan luar biasa, menang 3-0 dengan dua gol dari Ronaldo, termasuk tendangan salto spektakuler yang mendapat tepuk tangan dari fans Juventus. Marcelo menambah gol ketiga untuk memperkuat kemenangan. Leg kedua di Bernabéu berlangsung dramatis. Juventus mengejar ketertinggalan dengan tiga gol yang membuat agregat menjadi imbang 3-3. Namun, di menit akhir, wasit memberikan penalti kontroversial kepada Real Madrid setelah Lucas Vázquez dijatuhkan di kotak penalti. Ronaldo dengan tenang mengeksekusi penalti, membawa Real Madrid menang agregat 4-3 dan melaju ke semifinal. Di semifinal, Real Madrid bertemu dengan Bayern Munich. Di leg pertama di Allianz Arena, Real Madrid menang 2-1 berkat gol dari Marcelo dan Marco Asensio setelah Bayern unggul lebih dulu melalui Joshua Kimmich. Di leg kedua di Bernabéu, pertandingan berlangsung ketat. Bayern mencetak gol cepat melalui Kimmich, tetapi Benzema menyamakan kedudukan tak lama kemudian. Benzema menambah gol kedua memanfaatkan kesalahan kiper Bayern, Sven Ulreich. James Rodríguez mencetak gol penyama untuk Bayern, tetapi Real Madrid bertahan untuk hasil imbang 2-2, yang cukup untuk lolos ke final dengan agregat 4-3. Final Liga Champions 2018 diadakan di NSC Olimpiyskiy Stadium, Kyiv, pada 26 Mei 2018. Lawan mereka adalah Liverpool, tim yang tampil impresif sepanjang turnamen dengan trio penyerang berbahaya: Mohamed Salah, Sadio Mané, dan Roberto Firmino. Pertandingan dimulai dengan insiden yang mengubah jalannya permainan. Mohamed Salah harus keluar lebih awal karena cedera setelah bertabrakan dengan Sergio Ramos. Pada menit ke-51, Karim Benzema membuka skor dengan gol yang aneh setelah kiper Liverpool, Loris Karius, melakukan kesalahan fatal dengan melempar bola tepat ke kaki Benzema. Liverpool menyamakan kedudukan melalui gol Sadio Mané empat menit kemudian. Namun, Real Madrid kembali unggul pada menit ke-64 melalui gol spektakuler Gareth Bale yang melakukan tendangan salto luar biasa, mirip dengan gol Ronaldo di perempat final. Bale menambah gol kedua pada menit ke-83 dengan tembakan jarak jauh yang gagal dihentikan dengan baik oleh Karius. Dengan kemenangan 3-1, Real Madrid meraih gelar Liga Champions ketiga berturut-turut dan yang ke-13 dalam sejarah mereka, mengukuhkan dominasi mereka di Eropa.