Dalam beberapa tahun terakhir, pembahasan tentang kualitas pendidikan Indonesia kembali mencuat seiring meningkatnya tuntutan global. Di satu sisi, dunia bergerak dengan kecepatan yang sulit diikuti—teknologi berkembang pesat, standar kompetensi berubah, dan kebutuhan tenaga kerja semakin menuntut kemampuan berpikir kritis serta literasi digital.