JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Pemilik kendaraan yang kerap terkena terik matahari maupun guyuran hujan dapat mempertimbangkan coating sebagai pelindung cat sekaligus penjaga kilap bodi mobil. Meski begitu, coating tidak dirancang untuk membuat permukaan cat kebal terhadap goresan dalam maupun benturan keras sehingga klaim anti baret total keliru. Sebagai gantinya, Paint Protection Film dinilai lebih andal meredam risiko gores maupun benturan meski harganya berada di atas coating. Kisaran Biaya Coating Capai Belasan Juta Biaya jasa coating bervariasi mulai dari beberapa juta rupiah hingga menembus belasan juta, tergantung jenis produk yang dipakai. Selisih harga tersebut juga dipengaruhi ukuran bodi kendaraan serta tingkat kualitas produk coating yang dipilih pemilik untuk perawatan kendaraannya. Batas Perlindungan Coating: Goresan Halus, Bukan Baret Dalam Ceramic maupun nano coating sekadar mampu meredam swirl mark atau goresan tipis akibat gesekan ringan sehari-hari, bukan serempetan maupun benturan benda keras. Anggapan bahwa coating membuat bodi mobil tahan segala goresan termasuk kesalahpahaman umum di kalangan pemilik kendaraan pribadi sehari-hari. Tahapan Pengerjaan Coating Bisa Berlangsung hingga Tiga Hari Proses coating diawali pencucian menyeluruh, dekontaminasi permukaan cat, lalu dilanjutkan dengan pemolesan atau paint correction jika dibutuhkan sebelum lapisan diaplikasikan. Tahap curing usai aplikasi turut memperpanjang durasi pengerjaan pada mobil dengan cat berkondisi kurang prima sehingga berlangsung satu hingga tiga hari lebih. Kualitas Aplikator dan Perawatan Rutin Menentukan Umur Coating Kualitas pengerjaan aplikator turut menentukan hasil akhir coating karena penanganan yang kurang teliti bisa memicu belang atau high spot pada bodi. Lapisan yang belang atau tidak merata umumnya harus diperbaiki ulang sehingga menambah biaya dan waktu pengerjaan bagi pemilik mobil. Meski sudah dilapisi, bodi kendaraan tetap harus dibersihkan memakai metode dan bahan pencuci yang sesuai agar lapisan pelindung awet sepanjang usia pakainya. Coating tergolong lebih tahan lama dibanding wax konvensional, meski keduanya sama-sama memerlukan penggantian berkala demi menjaga hasil akhir. Performa lapisan pelindung ini menurun seiring waktu akibat cuaca, aktivitas mencuci, dan pemakaian harian sehingga pemilik umumnya perlu re-coating dalam beberapa tahun.*