JAKARTA, NETRALNEWS.COM – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), meresmikan hasil Penataan Kawasan Permukiman Kumuh Terpadu di Desa Campurejo, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Peresmian tersebut turut dihadiri Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani (Gus Yani), perwakilan Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, Kementerian ATR/BPN, serta para pemangku kepentingan lainnya. "Saya meresmikan hasil Penataan Kawasan Permukiman Kumuh Terpadu di Desa Campurejo, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik," kata AHY dalam keterangan resminya. Melalui Program Dana Alokasi Khusus (DAK) Tematik Pengentasan Permukiman Kumuh Terpadu, pemerintah berhasil membangun dan merenovasi sebanyak 166 rumah. Program tersebut juga dilengkapi dengan pembangunan infrastruktur dasar untuk mendukung kualitas hidup masyarakat. "Melalui Program Dana Alokasi Khusus (DAK) Tematik Pengentasan Permukiman Kumuh Terpadu, sebanyak 166 rumah berhasil dibangun dan direnovasi, disertai penyediaan infrastruktur dasar yang mendukung kualitas hidup masyarakat," ujar AHY. Menurut AHY, penyediaan hunian yang layak menjadi fondasi utama sebelum berbicara mengenai peningkatan produktivitas maupun kesejahteraan masyarakat. "Bagi saya, sebelum berbicara mengenai produktivitas dan kualitas hidup, kita harus memastikan masyarakat memiliki tempat tinggal yang layak. Yang kita bangun bukan hanya rumah, tetapi juga lingkungan permukiman yang lebih sehat, aman, dan nyaman," harap Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Ia menambahkan, program tersebut diharapkan memberikan manfaat besar bagi warga Desa Campurejo yang mayoritas berprofesi sebagai nelayan. "Terutama bagi masyarakat Desa Campurejo yang mayoritas berprofesi sebagai nelayan, agar anak-anak dapat tumbuh dengan baik, para orang tua dapat mencari nafkah dengan tenang, dan kualitas hidup masyarakat terus meningkat," tambah AHY. AHY menjelaskan, penataan kawasan ini merupakan bagian dari prioritas Presiden Prabowo Subianto dalam meningkatkan kualitas permukiman masyarakat di seluruh Indonesia. Pemerintah akan terus melanjutkan transformasi kawasan kumuh menjadi lingkungan yang lebih layak huni melalui sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha, dan berbagai pemangku kepentingan. "Secara bertahap, kita akan terus mentransformasi kawasan-kawasan kumuh menjadi permukiman yang lebih layak huni melalui kolaborasi pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan," jelas Agus. Menutup pernyataannya, AHY berharap semakin banyak kawasan permukiman di Indonesia yang berkembang menjadi lingkungan yang aman, sehat, bersih, indah, sekaligus mampu mendorong produktivitas dan kesejahteraan masyarakat. "Semoga semakin banyak kawasan di Indonesia bertransformasi menjadi lingkungan yang ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah), sekaligus semakin produktif, inklusif, dan berkelanjutan bagi masyarakat," harap Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan.