BANJARNEGARA, NETRALNEWS.COM - Masih ingat Aksi heroik salah satu status pentolan Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), dimana dirinya terlihat nekat menaiki pagar gedung anggota DPR RI Senayan Jakarta, setinggi 8 meter seorang diri. Dengan gagahnya hanya memakai kaos oblong, yang akhirnya mendapat sorotan publik hingga sekarang. Bukan Botok maupun Teguh, namun sosok di balik aksi viral tersebut adalah Ali, pria yang dijuluki "Panglima Bajak Laut AMPB Pati". Dengan tangan kosong, dirinya sukses memanjat pagar besi setinggi delapan meter yang sengaja dilumuri oli. Dalam videonya di akun Facebook Hery Suwanto, dimana Ali yang identik dengan rambut panjangnya, memakai anting dan ada ikatan di lengan atasnya itu mengungkapkan, motivasi utamanya hingga nekat bertaruh nyawa membentuk pagar gedung parlemen mengaku tidak memiliki modal finansial maupun bekingan khusus. Senjata utamanya hanyalah tekad baja dan niat baik untuk menyuarakan aspirasi rakyat Pati yang saat ini menjadi trending topik di beberapa plafon media sosial dan berita Internasional. “Aku itu tidak punya uang, yang aku punya hanya tekad dan niat, karena niatku baik berangkat ke Jakarta, aku yakin Tuhan akan merestui langkahku, selama manusia itu masih makan nasi, aku tidak akan takut pada siapa pun, mau jendral bintang 9 pun tidak akan takut, selama aku benar,” ujar Ali tegas dengan prinsip hidupnya. Padahal dalam aksi pada 27 Agustus 2026 lalu, tantangan fisik yang dihadapi Ali berkekuatan besar. Selain pagar Gedung DPR RI dilumuri oli tebal oleh aparat agar tidak bisa dipanjat demonstran, juga ratusan Kepolisian juga siap didalam, dan dianya dirinya tanpa bantuan tangga sama sekali, terlihat berlari dengan santai seperti orang yang mempunyai ilmu Kanuragan tingkat tinggi. “Orang Jakarta bilang, belum ada sejarahnya orang awam biasa berani naik pagar itu sendirian, kalau ada demo dengan banyak mungkin berani, tapi kalau sendirian, belum ada sejarahnya,” jelas Ali di dalam videonya. Banyak yang menyamakan Ali dengan tokoh legenda Kabupaten Pati Mbah Saridin, yang dimana saat penjajahan melawan Belanda dirinya dengan gagah juga naik pagar musuh sendirian. Lantas apakah memang Ali mempunyai silsilah dari Mbah Saridin yang sampai saat ini Makamnya masih banyak di kunjungi peziarah dari dalam maupun Lo luar Kabupaten hingga Propinsi. Waaahualam.