JAKARTA - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI kembali menyelenggarakan Program Vokasi Pelatihan Pijat, Spa, dan Bekam Syariah secara gratis di Kota Tangerang, Banten. Memasuki gelombang kedua, program tersebut ditujukan untuk meningkatkan keterampilan, kesiapan memasuki dunia kerja, serta kemandirian ekonomi para mustahik. Pimpinan Baznas RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan Idy Muzayyad mengatakan program vokasi tersebut merupakan salah satu bentuk pemberdayaan mustahik agar mampu meningkatkan taraf hidup secara mandiri sekaligus berkontribusi dalam mengurangi pengangguran. "Baznas terus mendorong pemberdayaan mustahik. Melalui pelatihan ini diharapkan para penerima manfaat pelatihan memiliki kompetensi, kesiapan, dan kesempatan kerja yang lebih baik," katanya dalam keterangan di Jakarta, Selasa. Dalam program tersebut, peserta tidak hanya mendapatkan pembelajaran mengenai keterampilan teknis, tetapi juga dibekali kemampuan soft skills. Selain itu, Baznas menyediakan sertifikasi, pendampingan, hingga bantuan dalam proses penempatan kerja melalui jaringan mitra. "Salah satu upaya utama kami adalah mentransformasi mustahik menjadi muzaki. Jadi, ini merupakan kesempatan baik untuk para mustahik bisa segera mendapatkan penghasilan dari pelatihan ini," ujarnya. Kepala Divisi Perdagangan dan Umum Baznas RI Deden Kuswanda menuturkan pelatihan vokasi merupakan salah satu strategi Baznas untuk meningkatkan kesejahteraan mustahik. Program tersebut sekaligus diarahkan agar para penerima manfaat nantinya mampu berkembang hingga menjadi muzaki. Menurut Deden, manfaat program tidak hanya berkaitan dengan pembukaan akses pekerjaan. Baznas juga melihat adanya peluang bagi para terapis yang telah mengikuti pelatihan untuk berkontribusi dalam kegiatan sosial dan penanganan kebencanaan. Para terapis tersebut nantinya dapat bergabung dalam tim relawan Baznas dan membantu masyarakat di berbagai lokasi yang membutuhkan. "Intinya dari vokasi adalah siap untuk bekerja hingga bisa mandiri. Para terapis ini juga bisa nanti berkolaborasi dengan berbagai program Baznas. Kadang-kadang kami (Baznas) membuat posko dan para terapis membantu para relawan, termasuk posko mudik dan layanan lainnya," ucap Deden Kuswanda.