BANJARNEGARA, NETRALNEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Banjarnegara terus mendorong penguatan kualitas data pembangunan melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Metadata dan Produksi Data Geospasial yang digelar di Sasana Abdi Praja, Rabu (6/5/2026). Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Kepala Badan Perencanaan, Pengembangan Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Banjarnegara, Yusuf Agung Prabowo SH M.Si. Dalam sambutannya, Agung menegaskan bahwa penyelenggaraan data geospasial mengacu pada Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2011 tentang Informasi Geospasial serta Peraturan Pemerintah Nomor 45 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Informasi Geospasial. Menurutnya, pembangunan daerah saat ini harus berbasis pada data yang akurat, mutakhir, terpadu, dan dapat dipertanggungjawabkan agar kebijakan yang diambil benar-benar tepat sasaran. “Perencanaan pembangunan tidak lagi cukup hanya berdasarkan asumsi. Data yang valid menjadi kunci agar kebijakan yang diambil benar-benar tepat sasaran,” kata Agung. Ia menjelaskan, data geospasial memiliki peran strategis dalam menggambarkan kondisi wilayah secara nyata. Melalui data tersebut, pemerintah dapat mengetahui berbagai informasi penting mulai dari sebaran penduduk, tingkat kemiskinan, kondisi infrastruktur, potensi wilayah, kawasan rawan bencana, tata ruang, hingga prioritas pembangunan di tiap wilayah. Namun demikian, Agung menekankan bahwa kualitas data harus dibarengi dengan metadata yang baik. Metadata berfungsi menjelaskan identitas data, sumber data, metode penyusunan, waktu pembaruan, kualitas data, hingga penanggung jawabnya. “Dengan metadata yang lengkap, data akan lebih mudah diakses, dipahami, dan dimanfaatkan lintas sektor,” jelasnya. Ia juga meminta seluruh perangkat daerah untuk meningkatkan kualitas data sektoral, memperkuat sinergi antarinstansi, melakukan pembaruan data secara berkala, serta mendukung implementasi program Satu Data Indonesia dan Satu Peta Daerah. Sementara itu, Sekretaris Dinas Kominfo Banjarnegara, Suroso SSTP M.Si, mewakili Kepala Dinas Kominfo, mengatakan kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kemampuan teknis perangkat daerah dalam penyusunan metadata serta produksi data geospasial sesuai standar yang berlaku. “Bimtek ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas perangkat daerah dalam menghasilkan data geospasial yang akurat, mutakhir, terpadu, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya. Ia menambahkan, materi yang diberikan meliputi refreshment produksi data geospasial serta penyusunan dan pembuatan metadata geospasial dengan menghadirkan narasumber dari perangkat daerah teknis dan pihak yang kompeten di bidang tersebut. Melalui kegiatan ini, Pemkab Banjarnegara berharap kualitas data pembangunan semakin baik sehingga proses perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi pembangunan dapat berjalan lebih efektif dan berbasis data yang valid.