MANADO, NETRALNEWS.COM - BMKG mengingatkan masyarakat Indonesia terkait potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di beberapa wilayah pada Kamis, 4 Desember 2025. Peringatan ini dikeluarkan berdasarkan data pengamatan dan model cuaca yang diperbarui pada Rabu, 3 Desember 2025, pukul 15.23 WITA. Wilayah yang berpotensi hujan sedang hingga lebat meliputi Aceh, Bali, DKI Jakarta, Jambi, Jawa Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, dan Sulawesi Utara. Masyarakat di daerah tersebut diimbau untuk tetap waspada, terutama bagi aktivitas di luar rumah yang bisa terdampak hujan deras. Kepala BMKG Stasiun Meteorologi setempat menyatakan, “Hujan intensitas sedang hingga lebat bisa disertai angin kencang dan potensi petir di beberapa wilayah. Masyarakat harus memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG.” Di Sulawesi Utara, hujan diprediksi berlangsung sejak pagi hingga sore hari. Intensitas hujan diperkirakan bervariasi, mulai dari ringan, sedang, hingga lebat. Sektor transportasi darat dan laut diimbau menyiapkan langkah antisipasi terhadap kemungkinan banjir dan genangan. Peringatan dini BMKG juga menekankan bahwa hujan lebat dapat meningkatkan risiko banjir di dataran rendah dan perbukitan. Untuk itu, warga diminta menyiapkan perlindungan diri dan memeriksa sistem drainase lingkungan masing-masing. Selain Sulawesi Utara, wilayah lain seperti Bali dan DKI Jakarta juga diprediksi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat. Hujan ini dipengaruhi oleh pola pergerakan massa udara dari Samudra Pasifik dan Laut Cina Selatan yang membawa uap air cukup tinggi. BMKG mengimbau masyarakat untuk mengecek prakiraan cuaca harian sebelum beraktivitas. Hal ini termasuk bagi para pelaku usaha, sekolah, dan fasilitas publik agar dapat menyesuaikan jadwal kegiatan. Proses pengamatan cuaca BMKG melibatkan radar cuaca, satelit, dan data stasiun meteorologi di seluruh Indonesia. Informasi ini diperbarui secara berkala untuk memastikan peringatan dini tepat waktu dan akurat. Masyarakat dapat memantau informasi resmi melalui website BMKG atau aplikasi cuaca yang terhubung langsung dengan pusat data BMKG. Dengan langkah ini, diharapkan risiko akibat hujan lebat, seperti kecelakaan dan banjir, dapat diminimalkan. Referensi: Disarikan dari beberapa sumber.