PADANG, NETRALNEWS.COM - Dua orang Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Barat (Sumbar) yang diduga melakukan perbuatan asusila di ruang akan segera diperiksa. Tim ad hoc yang sebelumnya dibentuk Pemprov Sumbar telah menjadwalkan pemeriksaan kepada dua ASN tersebut. Rencananya, kedua pegawai tersebut akan diperiksa pada 4 September 2026. Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah (Setda) Provinsi Sumatera Barat, Arry Yuswandi. "Insyaallah, proses pemeriksaan akan segera dimulai. Tim akan memeriksa seluruh fakta dan keterangan yang diperlukan secara objektif, kemudian memberikan rekomendasi sesuai ketentuan yang berlaku," kata Arry. Dirinya berkata Pemprov Sumbar akan menindak tegas ASN tersebut jika terbukti melakukan pelanggaran disiplin. "Kalau hasil pemeriksaan membuktikan adanya pelanggaran, tentu akan ada tindakan dan sanksi sesuai aturan," tegasnya. Arry juga meminta masyarakat untuk tidak berspekulasi apapun terkait dugaan kejadian asusila yang melibatkan dua ASN tersebut. "Kami memahami perhatian masyarakat terhadap persoalan ini. Namun, kami meminta agar tidak berkembang spekulasi yang belum terverifikasi. Pemerintah Provinsi Sumatera Barat akan menangani persoalan ini secara serius, objektif, dan sesuai aturan," pungkasnya. Viral Video Asusila ASN Pemprov Sumbar Sebelumnya beredar sebuah rekaman video CCTV yang memperlihatkan adegan asusila yang diduga dilakukan oleh dua orang ASN Pemprov Sumbar. Video tersebut tersebar luas di media sosial dan menggemparkan warganet pada Senin, 24 Agustus 2026. Di dalam video tersebut terlihat sepasang ASN yang mengenakan seragam dinas sedang melakukan perbuatan asusila. Latar belakang lokasi diketahui lantaran terlihat foto Wakil Gubernur Sumatera Barat dalam video tersebut. Dari video yang beredar terlihat adegan asusila tersebut tidak hanya terjadi sekali. Hal ini terlihat dari pakaian yang dikenakan dua orang dalam video tersebut berbeda-beda. Kepala Biro PBJ Pemprov Sumbar Mundur Usai beredarnya video asusila yang diduga dilakukan ASN Pemprov Sumbar, Kepala Biro PBJ Setda Provinsi Sumatera Barat mengajukan pengunduran diri setelah mengakui dirinya yang berada di dalam video tersebut. Setda Provinsi Sumbar, Arry Yuswandi mengkonfirmasi pengunduran diri Kabiro PJB Setda Provinsi Sumbar. Dirinya membenarkan pengunduran diri tersebut. "Yang bersangkutan sudah kami panggil dan telah memberikan klarifikasi. Ia mengakui bahwa dirinya ada dalam rekaman tersebut. Yang bersangkutan juga telah mengundurkan diri dari jabatannya," jelas Arry. Saat ini permohonan pengunduran diri tersebut telah diproses oleh Pemprov Sumbar. Perkembangan kasus tersebut juga telah dilaporkan kepada Gubernur Sumatera Barat. "Sudah kami laporkan langsung kepada Bapak Gubernur. Arahan beliau, tentu persoalan ini ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku," ujarnya. Penunjukkan Plt Kabiro PJB Sumbar Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Barat (Sumbar) telah menunjuk Pelaksana Harian (Plh) Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Sumbar Andre Setiawan pada 26 Agustus 2026. Kepala Biro Administrasi Pimpinan (Adpim) Setda Prov Sumbar, Nolly Eka Mardianto membenarkan penujukkan tersebut. "Pasca tindak lanjut, Kabag Pengelolaan Layanan Pengadaan Secara Elektronik Andre Setiawan telah resmi ditunjuk sebagai Plh Kabiro Pengadaan Barang dan Jasa Setdaprov Sumbar," tutur Nolly.***