MAROS, NETRALNEWS.COM - Kemacetan panjang terjadi di ruas jalan sekitar persimpangan Bandara Baru, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Kamis (3/9/2026) pagi. Kondisi tersebut diduga dipicu aktivitas bus yang berhenti di badan jalan untuk menaikkan dan menurunkan penumpang. Berdasarkan pantauan di lokasi, sejumlah kendaraan bus tampak berhenti di kawasan persimpangan untuk mengambil penumpang. Aktivitas tersebut membuat sebagian badan jalan digunakan sebagai tempat pemberhentian sementara, sehingga ruang yang seharusnya digunakan kendaraan untuk melintas menjadi semakin sempit. Situasi ini menyebabkan arus lalu lintas dari sejumlah arah mengalami perlambatan. Kendaraan yang berada di belakang bus terpaksa mengurangi kecepatan dan mencari celah untuk melewati titik tersebut. Kondisi semakin padat ketika kendaraan dari arah berlawanan juga melintas pada waktu yang bersamaan. Antrean kendaraan kemudian terlihat mengular cukup panjang dari sekitar persimpangan. Pengendara roda dua maupun roda empat harus ekstra berhati-hati saat melintas karena ruang gerak kendaraan menjadi terbatas. Aktivitas bus yang berhenti untuk mengambil penumpang di badan jalan juga dinilai dapat mengganggu kelancaran lalu lintas, terutama karena lokasi tersebut merupakan salah satu titik yang cukup ramai dilalui kendaraan. Selain menimbulkan kemacetan, kendaraan yang berhenti sembarangan di sekitar persimpangan juga berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan. Pengendara yang berada di belakang bus dapat mengalami keterbatasan jarak pandang, sementara kendaraan lain harus berpindah jalur untuk menghindari kendaraan yang sedang berhenti. Sejumlah pengguna jalan mengeluhkan kondisi tersebut. Mereka berharap aktivitas menaikkan dan menurunkan penumpang dapat dilakukan di lokasi yang telah ditentukan sehingga tidak mengganggu arus lalu lintas. Para pengendara juga meminta adanya perhatian dari pihak terkait, khususnya petugas lalu lintas dan Dinas Perhubungan, untuk melakukan pengaturan di kawasan tersebut, terutama pada jam-jam sibuk. Pengawasan dinilai penting untuk mencegah kendaraan umum berhenti terlalu lama di badan jalan. Penertiban juga diharapkan dapat dilakukan apabila ditemukan kendaraan yang menaikkan atau menurunkan penumpang di lokasi yang tidak diperuntukkan sebagai tempat pemberhentian. Kemacetan di kawasan persimpangan Bandara Baru Maros menjadi perhatian karena ruas tersebut merupakan jalur yang cukup aktif digunakan masyarakat. Jika kendaraan berhenti di badan jalan dalam waktu bersamaan, kapasitas jalan dapat berkurang dan menyebabkan antrean kendaraan dengan cepat bertambah panjang. Pengendara yang hendak melintasi kawasan tersebut diimbau tetap berhati-hati, menjaga jarak aman, serta mengikuti arahan petugas apabila terdapat pengaturan lalu lintas di lokasi. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian maupun Dinas Perhubungan Kabupaten Maros terkait penyebab kemacetan tersebut maupun langkah penanganan terhadap aktivitas bus yang berhenti di badan jalan. Masyarakat berharap persoalan tersebut segera mendapat perhatian agar aktivitas menaikkan dan menurunkan penumpang tidak kembali mengganggu kelancaran arus lalu lintas di persimpangan Bandara Baru Maros.