JAKARTA, NETRALNEWS.COM - JAKARTA – Kecintaan terhadap tanah air Indonesia merupakan sebuah keharusan bagi setiap warga negara yang hidup dan menetap di bumi Nusantara. Meski masih terdapat berbagai kekurangan dan kekecewaan di sejumlah bidang, rasa syukur dan optimisme harus tetap dijaga karena Indonesia terus menunjukkan kemajuan dari waktu ke waktu. Hal tersebut disampaikan Prof. Moh. Mahfud MD dalam keterangan persnya pada Jumat (9/1/2026). Ia menegaskan bahwa perjalanan bangsa Indonesia hingga berada pada titik saat ini tidak terlepas dari rahmat dan karunia Tuhan Yang Maha Esa. “Betapapun masih ada rasa kecewa karena kekurangan di sana sini, kita harus tetap bersyukur. Indonesia terus maju dari waktu ke waktu. Ini semua atas berkat dan rahmat Allah yang telah menjadikan Indonesia merdeka,” ujar Mahfud MD. Pernyataan itu ia sampaikan saat menghadiri promosi kelulusan program doktor (Ph.D) anaknya, Ikhwan Zein, di Universitas Amsterdam, Belanda, pada hari yang sama. Dalam suasana penuh kebahagiaan, mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan RI tersebut mengaku merenungkan perjalanan Indonesia. “Saya merenung tentang Indonesia,” ungkap Mahfud MD dengan wajah gembira. “Betapapun saat ini masih ada kekecewaan atas situasi politik, ekonomi, sosial, dan budaya, kita tetap harus banyak bersyukur atas kemajuan Indonesia dari waktu ke waktu,” tambahnya. Mahfud kemudian mengenang masa mudanya pada era 1970-an. Saat masih duduk di bangku SMP dan SMA, melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi merupakan sesuatu yang sulit dibayangkan bagi banyak anak Indonesia. “Waktu saya masih SMP dan SMA tahun 1970-an, sulit bermimpi untuk bisa belajar sampai ke perguruan tinggi. Harapannya, setelah lulus SLTP atau SLTA bisa langsung bekerja untuk membantu ekonomi keluarga atau memberi kesempatan adik agar tetap bersekolah,” tuturnya. Namun, menurut Mahfud, kondisi tersebut kini telah jauh berubah. Akses pendidikan tinggi semakin terbuka luas bagi generasi muda Indonesia. “Lihatlah sekarang. Jutaan lulusan SMA bisa masuk ke perguruan tinggi, mulai dari program S1, S2, hingga S3. Bukan hanya di dalam negeri, tetapi juga di luar negeri,” jelasnya. Ia menambahkan, ribuan anak bangsa saat ini mampu meraih gelar doktor di berbagai bidang keahlian melalui beasiswa yang diperoleh berkat prestasi, baik dari Pemerintah Indonesia maupun dari negara sahabat. Menutup pernyataannya, Mahfud MD mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak pernah lelah mencintai Indonesia dan terus menjaga persatuan bangsa. “Oleh karena itu, jangan pernah lelah mencintai Indonesia. Kemerdekaan, kebersatuan, dan kedaulatan Indonesia harus terus kita rawat dan perbaiki bersama-sama,” pungkasnya.