SUNGGINGAN, NETRALNEWS.COM - Mahasiswa Universitas Diponegoro, Rizal Lutfi Hakim telah melakukan program kerja dalam kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang memiliki tujuan untuk menerapkan prinsip 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin) di bengkel sepeda motor. Prinsip 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin) sendiri adalah suatu metode atau prinsip kerja untuk mengatur/mengelola tempat kerja menjadi tempat kerja yang lebih baik secara berelanjutan. Prinsip 5R ini adalah ilmu yang berasal dari Jepang. Penerapan 5R bertujuan untuk meningkatkan produktivitas, kenyaman, kemananan, dan kualitas di tempat kerja. Melihat belum diterapkannya prinsip 5R dan kurangnya pemahaman manfaat dari prinsip 5R untuk pengelolaan lingkungan kerja ini diharapkan dari kegiatan edukasi yang telah dilaksanakan nantinya dapat di terapkan pada bengkel sepeda motor tersebut. Selain itu, dengan penerapannya 5R dapat menjadi dasar untuk mewujudkan usaha tersebut untuk mengikuti perubahan-perubahan yang terjadi dan perkembangan teknologi. Edukasi diberikan tidak hanya kepada pemilik usaha namun juga kepada para pekerja bengkel sepeda motor karena penerapan 5R sendiri memerlukan komitmen tidak hanya pemilik usaha namun keterlibatan pekerjanya agar dapat berjalan dengan baik. Bentuk edukasi tidak hanya secara lisan namun bengkel sepeda motor tersebut diberikan modul pelatihan prinsip kerja 5R dan poster. *Penulis : Rizal Lutfi Hakim Lokasi KKN : Desa Sunggingan, Kecamatan Miri, Kabupaten Sragen