KARANGANYAR, NETRALNEWS.COM — Rangkaian Estafet Tunas Kelapa (ETK) 2026 resmi memasuki wilayah Kabupaten Karanganyar usai diserahterimakan dari Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Sragen di Lapangan Kaliwuluh, Kecamatan Kebakkramat, Selasa (1/9/2026) pagi. Prosesi timbang terima panji dan Tunas Kelapa tersebut berlangsung khidmat pukul 10.00 WIB. Bupati Sragen Sigit Pamungkas sekaligus selaku Kamabicab Gerakan Pramuka Kwarcab Sragen menyerahkan panji secara langsung kepada Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Karanganyar Kurniadi Maulato, disaksikan oleh jajaran pramuka dan masyarakat setempat. Usai serah terima, rombongan pembawa panji Kwarcab Karanganyar yang beranggotakan sekitar 40 personel langsung melanjutkan perjalanan menuju etape berikutnya di Nangsri, Kebakkramat. Pada sore harinya, rombongan dijadwalkan menyerahkan estafet tersebut kepada Kwarcab Kota Surakarta di Kampus II ISI Solo, Mojosongo, sebelum nantinya diteruskan hingga titik akhir di Banyumas menjelang puncak peringatan Hari Pramuka, 9 September 2026. Bupati Sragen, Sigit Pamungkas, menegaskan bahwa ETK bukan sekadar tradisi seremonial berantai antarkwartir cabang, melainkan simbol pentingnya kerja sama kolektif dan kedisiplinan. “Untuk mencapai satu tujuan, kita harus saling bersinergi, meneruskan estafet kepemimpinan dan semangat. Perjalanan ini tidak mudah, perlu kedisiplinan, daya juang, dan kesehatan fisik yang prima,” tegas Sigit seusai upacara. Sementara itu, Ketua Kwarcab Karanganyar, Kurniadi Maulato, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi sarana vital dalam menanamkan nilai rela berkorban serta cinta tanah air bagi generasi muda, sekaligus mendekatkan Gerakan Pramuka kepada masyarakat luas. Guna menyemarakkan tradisi Hari Pramuka 2026 ini, Kwarcab Karanganyar juga menggelar serangkaian kegiatan sosial di titik pemberangkatan dan penerimaan. Kegiatan tersebut mencakup perkemahan di Kwartir Ranting Kebakkramat, layanan pemeriksaan kesehatan gratis, hingga pembagian santunan berupa perlengkapan sekolah dan seragam kepada 25 anak yatim. Sepanjang lintasan, perjalanan rombongan pembawa Tunas Kelapa mendapat sambutan hangat. Para pelajar berjejer di tepi jalan menyuarakan yel-yel dan memberikan semangat kepada para pembawa panji yang melintas.