WONOSOBO, NETRALNEWS.COM- Polres Wonosobo bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menggelar Apel Gelar Pasukan Antisipasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kabupaten Wonosobo, Rabu (5/8/2026). Kegiatan ini menjadi bentuk kesiapsiagaan menghadapi meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan selama musim kemarau. Apel dipimpin langsung oleh Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat dan diikuti personel Polres Wonosobo, Kodim 0707/Wonosobo, BPBD, Dinas Kesehatan, Dinas Lingkungan Hidup, Disperkimhub, PMI, Pos Basarnas Wonosobo, Perhutani, serta berbagai unsur terkait lainnya. Dalam amanatnya, Bupati Afif Nurhidayat menegaskan bahwa upaya pencegahan merupakan langkah paling efektif dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan. Karena itu, seluruh instansi diminta memperkuat koordinasi, meningkatkan deteksi dini, serta memastikan kesiapan personel dan peralatan. "Saya yakin, dengan kesiapsiagaan yang terus terpelihara, sinergi yang semakin kuat, dan semangat gotong royong, kita mampu meminimalkan potensi kebakaran hutan dan lahan serta memberikan perlindungan terbaik bagi masyarakat Kabupaten Wonosobo," ujar Afif. Menurutnya, kawasan hutan dan pegunungan di Wonosobo merupakan aset strategis yang berperan penting sebagai penyangga ekosistem dan sumber kehidupan masyarakat. Oleh sebab itu, pengawasan di wilayah rawan kebakaran perlu terus ditingkatkan, termasuk melalui edukasi kepada masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu munculnya titik api. Kapolres Wonosobo AKBP Ricky Pripurna Atmaja menegaskan pihaknya siap mendukung langkah pencegahan maupun penanganan Karhutla bersama seluruh pemangku kepentingan. "Polres Wonosobo siap bersinergi dengan TNI, pemerintah daerah, dan seluruh instansi terkait untuk mengantisipasi potensi kebakaran hutan dan lahan. Kami juga mengajak masyarakat segera melaporkan apabila menemukan titik api atau aktivitas yang berpotensi menimbulkan kebakaran," kata AKBP Ricky. Usai apel, Bupati Wonosobo bersama Kapolres dan jajaran Forkopimda meninjau kesiapan sarana, prasarana, serta peralatan penanggulangan kebakaran milik masing-masing instansi. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan seluruh perlengkapan dalam kondisi siap digunakan apabila terjadi keadaan darurat. Melalui apel kesiapsiagaan ini, Pemerintah Kabupaten Wonosobo bersama seluruh unsur terkait memperkuat komitmen membangun koordinasi yang solid dalam menghadapi musim kemarau. Langkah tersebut diharapkan mampu menekan risiko kebakaran hutan dan lahan sekaligus melindungi lingkungan serta keselamatan masyarakat.