KOTA BEKASI, NETRALNEWS.COM- Kontingan Tim Banjar Jakarta Selatan berhasil mempertahankan gelar juara dalam Turnamen Tenis Meja Margarana Cup 2024 setelah mengalahkan Banjar Bekasi Tim 1 dalam laga final yang berlangsung ketat. Ada Sebanyak 17 tim dari 10 banjar se- Jabodetabek berpartisipasi dalam turnamen yang digelar Minggu (24/11/2024) tersebut. Kegiatan berlangsung di Lapangan Lantai 5 Pasraman Tirta Bhuana, Jalan Jatiluhur Kota Bekasi. Turnamen ini menjadi bagian dari rangkaian acara olahraga Banjar SDHD (Suka Duka Hindu Dharma) Bekasi. Sebelumnya, Rangkaian Margarana Cup telah mengadakan turnamen badminton dan tenis meja antar sub-banjar di lingkungan Banjar SDHD Bekasi. Dalam sambutannya, Wakil Ketua 2 Banjar SDHD Bekasi, I Gede Merta Nadi, mengapresiasi kolaborasi dengan STT Yowana Bhagasasi Bekasi sebagai penyelenggara. "Turnamen ini menjadi penutup dari tiga rangkaian turnamen olahraga yang sukses diselenggarakan. Selamat bertanding untuk seluruh tim," ujarnya. Final Seru di Margarana Cup 2024 Final turnamen mempertemukan tim ganda dan tunggal dari Banjar Jakarta Selatan (Jak-Sel) 1 dan Banjar Bekasi 1. Pada laga ganda, pasangan Wijaya dan Gita dari Jak-Sel 1 menghadapi I Wayan Wisnawa dan I Putu Agus dari Bekasi 1. Pertandingan berlangsung ketat, namun Jak-Sel 1 unggul dengan skor 3-1 (11-9, 11-6, 9-11, 11-7). Pertandingan tunggal juga tidak kalah menarik. Aska dari Jak-Sel 1 berhadapan dengan I Wayan Sudita dari Bekasi 1. Setelah lima set yang sengit, Aska memastikan kemenangan dengan skor 3-2 (11-8, 11-5, 9-11, 9-11, 11-8). Dengan hasil ini, Jakarta Selatan 1 keluar sebagai juara Margarana Cup 2024. Gita, satu-satunya peserta perempuan dalam turnamen ini, mengaku bangga bisa berkontribusi untuk kemenangan timnya. "Awalnya deg-degan, apalagi peserta lainnya mayoritas bapak-bapak. Tapi dengan latihan rutin, kami bisa mempertahankan gelar juara," ujar gadis 18 tahun tersebut. Usai pertandingan, panitia menyerahkan hadiah kepada para pemenang. Juara 1 Banjar Jakarta Selatan, Juara 2 Banjar Bekasi Tim 1, Juara 3 yaitu Banjar Bekasi Tim 3 bersama Banjar Tangerang 1.Dalam kesempatan tersebut, Ketut Teja, pengurus Banjar SDHD Bekasi Bidang Pembinaan Pemuda, Olahraga, dan Kreativitas, mengapresiasi hasil yang dicapai tim Bekasi. "Astungkara, Bekasi tetap bisa bersaing. Kami berharap di turnamen berikutnya, yang direncanakan di Pura Giri Kusuma, Bogor, saat rangkaian Hari Raya Nyepi, Bekasi bisa merebut juara," katanya. Sementara itu, Ketua STT Yowana Bhagasasi, I Nengah Dharma Pradnyandita, merasa bangga atas kesuksesan penyelenggaraan turnamen. "Meski melelahkan, kami senang bisa mengambil peran penting dalam kegiatan ini. Semua kerja keras kami terbayar dengan keberhasilan acara ini," ujarnya. Ketua Pelaksana Margarana Cup 2024, I Nyoman Devindira, juga mengapresiasi kerja sama dan semangat semua pihak. "Turnamen ini tidak hanya soal kompetisi, tetapi juga momen untuk mempererat kebersamaan. Kami belajar banyak dari suka dan duka selama penyelenggaraan," katanya. Inspirasi dari Sejarah Puputan Margarana Nama Margarana Cup diambil dari peristiwa heroik Puputan Margarana, sebuah pertempuran melawan pasukan Belanda pada 20 November 1946 di Desa Marga, Tabanan, Bali. Perang ini dipimpin oleh Kolonel I Gusti Ngurah Rai, yang gugur bersama 96 pejuang TKR (Tentara Keamanan Rakyat). Peristiwa ini dikenang sebagai simbol keberanian dan pengorbanan rakyat Bali. Ketua Panitia menegaskan bahwa semangat Puputan Margarana menjadi inspirasi dalam turnamen ini. "Kami ingin peserta tidak hanya berkompetisi, tetapi juga menjunjung nilai persatuan dan semangat pantang menyerah seperti para pahlawan kita," ujarnya. Banjar SDHD Bekasi berencana melanjutkan tradisi turnamen olahraga ini dengan kompetisi di Bogor pada Maret 2024. Turnamen tersebut diharapkan semakin mempererat hubungan antarbanjar sekaligus melahirkan bibit-bibit atlet berbakat. Melalui Margarana Cup, semangat olahraga dan persaudaraan terus terjaga di kalangan masyarakat Bali di tanah rantau. Jakarta Selatan pun mencatatkan sejarah baru sebagai juara bertahan.