JAKARTA, NETRALNEWS.COM – Warga Kecamatan Wanayasa, Banjarnegara, dikejutkan dengan penemuan jasad bayi perempuan di lingkungan salah satu SMK pada Senin pagi, 1 Desember 2025. Kejadian itu berawal dari aktivitas rutin pembersihan fasilitas sekolah. Sekitar pukul 08.30 WIB, petugas kebersihan hendak membersihkan toilet putri, namun menemukan hal mencurigakan. Bercak darah menempel di dinding dan kondisi plafon toilet berlubang membuatnya urung melakukan pembersihan. Merasa ada yang tidak wajar, saksi kemudian mengajak rekannya untuk memeriksa area tersebut. Karena posisi lubang plafon cukup tinggi, mereka menggunakan kamera ponsel dengan bantuan tripod untuk merekam bagian atas plafon. Setelah melihat video, temuan tersebut segera dilaporkan ke pihak sekolah. Sekolah kemudian menginformasikan kejadian ini kepada Polsek Wanayasa untuk tindakan lebih lanjut. Tak lama kemudian, tim kepolisian dari Polres Banjarnegara, Polsek Wanayasa, bersama tim medis Puskesmas dan relawan tiba di lokasi. Mereka melakukan pengamanan TKP dan mengevakuasi jasad bayi dengan hati-hati. Di lokasi kejadian, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya kaos kaki, pecahan asbes, dan pembalut. Barang-barang ini kemudian dibawa sebagai bagian dari proses penyelidikan. Jasad bayi perempuan itu kemudian dibawa ke RSUD Banjarnegara untuk dilakukan autopsi. Proses ini menjadi bagian penting untuk kepentingan penyelidikan pihak berwajib. Hingga berita ini diturunkan, kasus penemuan jasad bayi di SMK Wanayasa masih dalam tahap penyelidikan. Pihak kepolisian terus berupaya mencari pelaku yang bertanggung jawab atas pembuangan bayi tersebut. Peristiwa ini memicu perhatian masyarakat sekitar. Warga mengaku terkejut dan prihatin atas temuan bayi di lingkungan sekolah. Banyak yang berharap pihak berwenang segera mengungkap kasus ini secara tuntas. Pihak sekolah juga terus bekerja sama dengan aparat kepolisian untuk mempermudah proses penyelidikan. Keterangan dari petugas kebersihan yang pertama kali menemukan jasad bayi menjadi kunci kronologi temuan yang membantu polisi menindaklanjuti kasus ini. Kasus ini menjadi sorotan karena terjadi di lingkungan sekolah, yang biasanya dianggap aman bagi siswa. Warga berharap tindakan preventif bisa dilakukan agar insiden serupa tidak terulang di masa mendatang. Polisi memastikan bahwa seluruh prosedur hukum dijalankan sesuai ketentuan. Sementara itu, masyarakat diminta tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum diverifikasi. Temuan jasad bayi di atas plafon toilet SMK Wanayasa ini menjadi peringatan bagi semua pihak terkait pentingnya pengawasan di fasilitas sekolah, terutama area-area yang jarang diperiksa seperti plafon dan atap. Pihak kepolisian menegaskan, proses penyelidikan masih berjalan. Identitas pelaku dan motif pembuangan bayi masih belum terungkap hingga saat ini. Sementara itu, otoritas setempat berkomitmen menindaklanjuti kasus ini secara tuntas sesuai hukum yang berlaku. Sumber : Disari dari beberapa sumber