BONDOWOSO – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya Kelompok 208 terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pendidikan keagamaan di Desa Sukowono, Kecamatan Pujer, Kabupaten Bondowoso. Salah satu program yang rutin dilaksanakan adalah kegiatan mengajar madrasah dan pendampingan belajar mengaji bagi anak-anak setempat. Kegiatan ini menjadi bagian dari pengabdian mahasiswa kepada masyarakat melalui bidang pendidikan dan keagamaan. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN mendampingi para santri dalam belajar membaca Al-Qur'an, memperbaiki tajwid, menghafal surat-surat pendek, doa-doa harian, serta memberikan materi dasar tentang akhlak dan ibadah. Suasana pembelajaran berlangsung hangat dan penuh semangat. Anak-anak mengikuti setiap sesi dengan antusias, sementara mahasiswa berupaya menciptakan metode belajar yang interaktif agar materi lebih mudah dipahami. Selain meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur'an, kegiatan ini juga bertujuan menumbuhkan kecintaan anak-anak terhadap ilmu agama sejak usia dini. Melalui program mengajar madrasah dan ngaji ini, mahasiswa KKN Kelompok 208 berharap dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Desa Sukowono, khususnya dalam mendukung perkembangan pendidikan keagamaan. Kehadiran mahasiswa tidak hanya menjadi pendamping belajar, tetapi juga menjadi motivasi bagi anak-anak untuk terus belajar dan mengembangkan karakter yang berlandaskan nilai-nilai Islam. Program ini sejalan dengan semangat Kuliah Kerja Nyata sebagai wadah pengabdian mahasiswa kepada masyarakat melalui pemberdayaan dan pendampingan di berbagai bidang, termasuk pendidikan keagamaan. Mahasiswa KKN UIN Sunan Ampel Surabaya Kelompok 208 berharap kegiatan tersebut dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat serta mempererat hubungan antara perguruan tinggi dan warga Desa Sukowono. Dengan kolaborasi yang baik antara mahasiswa, tenaga pendidik madrasah, tokoh agama, dan masyarakat, diharapkan kualitas pendidikan agama di desa dapat semakin berkembang dan memberikan dampak positif bagi generasi muda