BARRU, NETRALNEWS.COM – Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari menegaskan pengisian jabatan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Barru harus dilakukan secara objektif dan berdasarkan kompetensi. Ia memastikan tidak akan ada praktik titip-menitip, pemberian mahar, maupun pengangkatan pejabat berdasarkan kedekatan dengan pimpinan. “Tidak berdasarkan subjektivitas, kedekatan atau jalur titipan. Tidak ada lagi yang namanya titip-titipan,” tegas Andi Ina,Senin (31/8/2026). Pernyataan tersebut disampaikan Andi Ina saat memimpin pengambilan sumpah Pegawai Negeri Sipil (PNS), sekaligus melantik pejabat fungsional dan pejabat pelaksana di lingkungan Pemkab Barru. Kegiatan berlangsung di Baruga Pettu Adae, Lantai 6 Kantor Bupati Barru, Senin (31/8/2026). Sebanyak 154 orang mengikuti pengambilan sumpah PNS. Pada kesempatan yang sama, 139 pejabat fungsional dan 15 pejabat pelaksana resmi dilantik. Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) pensiun kepada PNS yang memasuki masa purna bakti. Sebanyak 15 PNS menerima SK pensiun dengan Terhitung Mulai Tanggal (TMT) 1 September 2026. Dari jumlah tersebut, 12 orang hadir secara langsung untuk menerima SK. Andi Ina menegaskan Pemkab Barru akan menerapkan manajemen talenta dan sistem merit dalam proses penempatan ASN. Menurutnya, prinsip the right man on the right place at the right time harus menjadi dasar dalam pengisian jabatan. Artinya, ASN yang ditempatkan harus benar-benar sesuai dengan kebutuhan jabatan. Pertimbangan yang digunakan meliputi kualifikasi, kompetensi, kinerja, dan integritas. Bupati kembali mengingatkan agar tidak ada pihak yang mencoba menggunakan kedekatan untuk mendapatkan jabatan. “Tidak berdasarkan subjektivitas, kedekatan atau jalur titipan. Tidak ada lagi yang namanya titip-titipan,” ujarnya. Ia bahkan memastikan praktik pemberian mahar untuk memperoleh jabatan tidak akan terjadi selama kepemimpinannya. “Jangan beranggapan bahwa ada pemberian mahar atau apa pun bentuknya kepada saya atau Pak Wakil untuk mendapatkan jabatan. Hal itu tidak ada di masa saya,” tegasnya. Selain memastikan pengisian jabatan berbasis merit, Pemkab Barru juga akan memperkuat kaderisasi kepemimpinan birokrasi. ASN yang memiliki potensi dan kompetensi akan dipetakan melalui penerapan manajemen talenta. Mereka kemudian dipersiapkan untuk menjadi calon pemimpin birokrasi pada masa mendatang. Langkah tersebut diharapkan dapat menciptakan birokrasi yang profesional sekaligus memastikan keberlanjutan kepemimpinan di lingkungan pemerintahan daerah. Dalam kesempatan itu, Andi Ina mengingatkan bahwa pengambilan sumpah PNS bukan sekadar seremoni ataupun pemenuhan administrasi. Menurutnya, momentum tersebut menjadi penanda dimulainya babak baru dalam perjalanan karier para PNS sebagai abdi negara sekaligus abdi masyarakat. “Momentum hari ini tentu akan menandai babak baru dalam perjalanan karier saudara-saudari sebagai abdi negara dan masyarakat,” kata Andi Ina. Status sebagai ASN, lanjut dia, membawa tanggung jawab besar. Karena itu, setiap ASN dituntut memiliki integritas dan profesionalisme dalam menjalankan tugas. Andi Ina juga meminta ASN menerapkan nilai dasar ASN BerAKHLAK, terus meningkatkan kompetensi, serta memperkuat literasi digital. Selain itu, netralitas, loyalitas, dan integritas harus tetap dijaga dalam menjalankan tugas sebagai aparatur pemerintah. Khusus kepada PNS yang baru mengambil sumpah, Andi Ina meminta mereka menjadikan prinsip “MAP Radecing” sebagai komitmen dalam bekerja. Prinsip tersebut mencakup menghadirkan kebaikan, memberikan yang terbaik, serta terus melakukan pembenahan demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Barru. Ia juga mengingatkan ASN agar mengubah pola pikir dalam bekerja. Menurutnya, tugas aparatur tidak cukup hanya berorientasi pada penyelesaian pekerjaan. “Jangan hanya mengejar pekerjaan selesai, tetapi harus berorientasi pada hasil atau outcome,” pesannya. Dengan demikian, setiap pekerjaan yang dilakukan ASN harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Pelayanan publik juga dituntut semakin prima dan inklusif. Di penghujung kegiatan, Andi Ina memberikan apresiasi kepada 15 PNS yang memasuki masa purna bakti. Ia menyampaikan terima kasih atas pengabdian, dedikasi, dan loyalitas yang telah diberikan selama bertahun-tahun kepada pemerintah dan masyarakat Kabupaten Barru. “Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Barru, saya dan Pak Wakil mengucapkan selamat memasuki masa purna bakti. Terima kasih yang sebesar-besarnya atas pengabdian, dedikasi serta loyalitas,” tuturnya. Andi Ina berharap para purna bakti senantiasa diberikan kesehatan dan kebahagiaan serta dapat menikmati waktu berkualitas bersama keluarga. Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Barru Dr. Ir. Abustan A. Bintang, M.Si., Ketua TP PKK Kabupaten Barru A. Milawaty, S.Sos., M.Si., serta jajaran pejabat Pemkab Barru. Hadir pula Branch Manager Taspen Cabang Makassar Fani Yuda Widianto dan Kepala Cabang Pembantu Mandiri Taspen KCP Pangkep Resky Aswari. Para PNS, pejabat fungsional, pejabat pelaksana, penerima SK pensiun, serta keluarga turut menghadiri kegiatan tersebut.