PONOROGO, NETRALNEWS.COM – Mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Persemakmuran Eks-IAIN Sunan Ampel Kelompok 03 memproduksi video promosi digital bagi sejumlah Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Dukuh Ngepel, Desa Sempu. Program ini dilakukan sebagai upaya memperluas jangkauan pemasaran usaha lokal melalui pemanfaatan media visual. Kegiatan dokumentasi dan produksi video berlangsung sejak 12 Juli hingga 7 Agustus 2026. Program tersebut disusun berdasarkan hasil pendataan dan identifikasi potensi ekonomi masyarakat Dukuh Ngepel yang menunjukkan adanya berbagai UMKM dengan jenis produk serta karakter usaha yang beragam. Namun, informasi mengenai latar belakang usaha, aktivitas produksi, produk yang dihasilkan, hingga keunggulan masing-masing UMKM belum seluruhnya terdokumentasikan dalam bentuk media visual yang dapat dimanfaatkan sebagai sarana promosi digital. Sebelum proses dokumentasi dimulai, mahasiswa terlebih dahulu melakukan sosialisasi kepada pelaku UMKM yang menjadi sasaran program. Dalam sosialisasi tersebut, mahasiswa menjelaskan tujuan dan manfaat kegiatan, sekaligus menyampaikan bagian usaha yang akan didokumentasikan. Dokumentasi meliputi aktivitas produksi, kondisi tempat usaha, produk yang dihasilkan, hingga wawancara dengan pemilik usaha. Pelaku UMKM juga diberikan pemahaman mengenai pemanfaatan video sebagai media promosi digital. Selain itu, mahasiswa berkoordinasi dengan pelaku usaha mengenai waktu pengambilan gambar agar kegiatan dokumentasi dapat disesuaikan dengan aktivitas masing-masing UMKM. Pada tahap pelaksanaan, mahasiswa melakukan koordinasi terlebih dahulu mengenai waktu dan teknis pengambilan gambar. Dokumentasi kemudian dilakukan dengan merekam aktivitas produksi, kondisi tempat usaha, serta berbagai produk yang dihasilkan. Mahasiswa juga melakukan wawancara langsung dengan pelaku UMKM untuk menggali informasi mengenai latar belakang usaha, proses produksi, keunggulan produk, hingga potensi pengembangan usaha. Seluruh hasil dokumentasi dan wawancara selanjutnya dikumpulkan, dipilih, dan diolah melalui proses penyuntingan. Materi tersebut kemudian disusun menjadi video promosi yang informatif dan menarik sehingga dapat digunakan oleh pelaku UMKM untuk memperkenalkan usaha mereka kepada masyarakat. Salah satu tantangan dalam pelaksanaan program adalah menyesuaikan waktu pengambilan dokumentasi dengan aktivitas produksi dan kesibukan masing-masing pelaku UMKM. Kondisi tersebut membuat mahasiswa perlu melakukan koordinasi secara intensif agar proses dokumentasi tidak mengganggu kegiatan usaha sehari-hari. Evaluasi juga dilakukan dengan memeriksa kelengkapan hasil dokumentasi, kesesuaian informasi dalam video dengan kondisi usaha sebenarnya, serta kualitas hasil akhir penyuntingan. Berdasarkan hasil evaluasi, kegiatan produksi video promosi digital dinilai berhasil. Proses dokumentasi dan wawancara dapat terlaksana dengan baik dan seluruh hasilnya telah diolah menjadi materi video yang dapat dimanfaatkan sebagai media promosi digital. Video tersebut diharapkan dapat membantu memperkenalkan potensi usaha lokal Dukuh Ngepel kepada masyarakat secara lebih luas. Kehadiran media promosi visual juga diharapkan dapat membantu pelaku UMKM membangun identitas usaha sekaligus memperluas peluang pemasaran melalui platform digital. Program ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KPM Persemakmuran Eks-IAIN Sunan Ampel Kelompok 03 dalam mendukung pengembangan dan keberlanjutan UMKM di Desa Sempu. Penulis Berita : Neila Putri Shofiyana (Mahasiswi UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung) Fikrul 'Ilmi Nafi'uddin (Mahasiswa UIN Sunan Ampel Surabaya)