KATERBAN – Upaya meningkatkan kesadaran kesehatan sejak usia dini terus dilakukan oleh mahasiswa Belajar Bersama Komunitas Kuliah Kerja Nyata (BBK-KKN) Universitas Airlangga di Desa Katerban. Melalui program kerja AURORA (Aksi Edukasi Remaja Sehat dan Berdaya), mahasiswa KKN menghadirkan rangkaian edukasi kesehatan yang menyasar siswa sekolah dasar hingga sekolah menengah atas dengan materi yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing kelompok usia. Kegiatan diawali pada Rabu, 22 Juli 2026 di MA Mambaus Sholihin, dengan mengangkat tema Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) dan Kesehatan Mental Remaja. Dalam sesi ini, siswa kelas XI tidak hanya mendapatkan materi mengenai penanganan kondisi darurat, tetapi juga berkesempatan mempraktikkan teknik dasar Resusitasi Jantung Paru (CPR) serta memahami pentingnya peran teman sebaya dalam menjaga kesehatan mental di lingkungan sekolah. Ketua pelaksana program, Muhamad Dhiya’ Ulhaq, menjelaskan bahwa remaja perlu dibekali tidak hanya dengan pengetahuan akademik, tetapi juga keterampilan hidup yang dapat membantu mereka menghadapi berbagai situasi sehari-hari. “Melalui AURORA, kami ingin memberikan edukasi kesehatan yang lebih dekat dengan kehidupan siswa. Harapannya, mereka tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya. Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan pada 30 Juli, 3 Agustus, dan 4 Agustus 2026 di SDN Katerban dan MI Al-Falah Katerban. Pada jenjang sekolah dasar, mahasiswa KKN menyampaikan materi mengenai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), cuci tangan enam langkah, etika batuk, Isi Piringku, pencegahan bullying, bahaya rokok dan NAPZA, serta kesehatan pubertas. Berbeda dengan metode ceramah pada umumnya, kegiatan dikemas secara interaktif dan menyenangkan. Siswa diajak bernyanyi sambil mempraktikkan gerakan cuci tangan enam langkah, membuat kolase “Isi Piringku” untuk mengenal gizi seimbang, hingga berdiskusi mengenai cara menghadapi bullying dan pentingnya menjaga kesehatan diri selama masa pubertas. Suasana kelas berlangsung meriah dengan antusiasme siswa yang tinggi. Banyak peserta aktif menjawab pertanyaan, mengajukan pendapat, dan mencoba langsung berbagai praktik yang diperagakan oleh mahasiswa KKN. Pendekatan ini dipilih agar materi kesehatan lebih mudah dipahami dan diingat oleh peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terhadap materi yang diberikan. Selain itu, peserta juga mampu mempraktikkan berbagai keterampilan kesehatan yang telah dipelajari, mulai dari langkah dasar pertolongan pertama, cuci tangan yang benar, penyusunan menu gizi seimbang, hingga cara mencegah dan menghadapi bullying. Melalui AURORA, mahasiswa KKN Universitas Airlangga berharap edukasi kesehatan tidak berhenti pada kegiatan sosialisasi semata, tetapi dapat menjadi kebiasaan yang diterapkan oleh siswa dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, pengetahuan yang diperoleh tidak hanya bermanfaat bagi diri sendiri, tetapi juga dapat ditularkan kepada keluarga, teman sebaya, dan lingkungan sekitar demi terciptanya generasi yang lebih sehat, peduli, dan berdaya.