MULYOREJO - Mahasiswa Pengabdian Masyarakat Tematik (PMT) V Kelompok 16 Universitas Tribhuwana Tunggadewi (UNITRI) Malang melaksanakan kegiatan pendampingan pada usaha Keripik Mak Misri yang berlokasi di dusun Sukoanyar, Desa Mulyorejo, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pemberdayaan UMKM yang bertujuan membantu pelaku usaha dalam meningkatkan pengelolaan keuangan dan memperkuat pemasaran produk. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa melakukan observasi dan diskusi langsung dengan pemilik usaha untuk memahami proses usaha yang dijalankan. Usaha Keripik Mak Misri memasarkan berbagai produk olahan, seperti keripik pisang, keripik singkong, keripik talas, dan aneka cemilan lainnya yang berasal dari pelaku usaha lokal. Berdasarkan hasil wawancara, pemilik usaha mengaku belum melakukan pencatatan keuangan secara khusus. Pendapatan dari hasil penjualan yang berkisar sekitar satu juta rupiah biasanya langsung digunakan kembali untuk membeli stok barang dagangan dan juga kebutuhan rumah tangga. “Selama ini belum ada pencatatan keuangan. Saya juga kurang paham cara membuat pencatatan seperti itu. Dan juga uang hasil penjualan biasanya langsung saya putar lagi untuk membeli barang jualan dan kebutuhan rumah tangga,” ujar Mak Misri saat ditemui oleh mahasiswa PMT. Melihat kondisi tersebut, mahasiswa PMT memperkenalkan pemanfaatan aplikasi keuangan sebagai sarana pencatatan pemasukan dan pengeluaran usaha. Melalui pendampampingan ini, pelaku usaha diberikan pemahaman mengenai pentingnya pencatatan keuangan dalam mengelola arus kas usaha,, mengetahui keuntungan yang diperoleh, serta membantu pelaku usaha mengevaluasi keuangan usaha untuk rencana pengembangan usaha kedepannya. Selain pendampingan pencatatan keuangan, mahasiswa juga melakukan penguatan pemasaran usaha. Berdasarkan hasil observasi, usaha Keripik Mak Misri sebelumnya telah memiliki standing banner sebagai media promosi. Namun, banner tersebut merupakan banner bekas produk minuman yang kondisinya sudah rusak. Untuk menampilkan produk yang dijual pemilik usaha hanya menempelkan lembaran kertas HVS berisis foto produk yang dibuat oleh anaknya pada banner tersebut. Sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan usaha, mahasiswa PMT V Kelompok 16 membantu merancang desain banner baru yang lebih informatif dan menarik. Banner tersebut memuat identitas usaha, informasi produk yang dipasarkan, serta tampilan visual yang lebih rapi sehingga dapat meningkatkan daya tarik usaha dimata konsumen. Setelah proses perancangan selesai, banner kemudian dicetak dan diserahkan kepada pemilik usaha sebagai sarana promosi yang lebih efektif. Ketua PMT V Kelompok 16, Gui, menyampaikan bahwa pendampingan ini merupakan upaya mahasiswa untuk membantu pelaku UMKM dalam mengelola usaha secara lebih teratur dan meningkatkan daya saing produk. "Kami berharap pendampingan pencatatan keuangan berbasis aplikasi dan penguatan pemasaran ini dapat membantu pelaku usaha dalam mengembangkan usahanya. Melalui pengelolaan keuangan yang lebih tertata dan promosi yang lebih baik, UMKM diharapkan dapat berkembang secara berkelanjutan," ujarnya. Melalui kegiatan pendampingan ini, mahasiswa PMT UNITRI berharap dapat memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan di UMKM di Desa Mulyorejo. Pendampingan dalam bidang pencatatan keuangan dan pencatatan keuangan dan penguatan pemasaran diharapkan mampu membantu pelaku usaha mengelola usahanya secara lebih teratur, meningkatkan daya saing produk, serta mendukung keberlanjutan usaha di masa mendatang.