NETRALNEWS.COM, MAKASSAR - Lembaga Masyarakat Anti Narkoba Indonesia (MAKI) Sulawesi Selatan menggelar rapat koordinasi (Rakor) terkait persiapan sosialisasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) yang akan digelar di Kecamatan Tamalate, Makassar, pada 13 Mei 2026 mendatang. Kegiatan Rakor MAKI Sulsel bersama pemerintah dihadiri unsur Kepolisian, pemerintah kecamatan, Lurah dan tokoh masyarakat, pembina, serta pengurus MAKI Sulsel, berlangsung di Rumah Makan Bonetamparang, Jalan Daeng Tata Raya, Makassar, Jumat (8/5/2026). Sekretaris MAKI Sulsel, Marissa mengatakan Rakor tersebut menjadi langkah awal MAKI Sulsel dalam menjalankan agenda sosialisasi P4GN di 15 kecamatan di Kota Makassar sepanjang Mei 2026 termasuk kesiapan pengamanan yang akan dilakukan oleh pihak Kepolisian. Diketahui sebelumnya, MAKI Sulsel telah sukses melaksanakan sejumlah kegiatan diantaranya, Sosialisasi Digitalisasi Desa Bersinar di Kabupaten Takalar. Selain itu, MAKI Sulsel juga berhasil menggelar kegiatan senam sehat bebas narkoba pada peringatan Hari Buruh 1 Mei 2026 diikuti warga masyarakat di kelurahan Parang Tambung Kecamatan Tamalate Makassar. Kapolsek Tamalate, Kompol Muh. Thamrin, menyambut baik gerakan yang dilakukan MAKI Sulsel dalam membantu pencegahan penyalahgunaan narkoba di tengah masyarakat. “Pada dasarnya kami sangat menyambut baik adanya kegiatan MAKI ini. Karena kita sadari bersama kondisi masyarakat terhadap bahaya narkoba saat ini sangat memprihatinkan,” ujarnya. Menurutnya, pemberantasan narkoba membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, baik yang terorganisir maupun tidak terorganisir, agar mampu membangun kesadaran kolektif dalam melindungi generasi muda. “Kami membutuhkan kepedulian masyarakat untuk membentuk semacam antibodi terhadap bahaya narkoba agar bisa dicegah sedini mungkin. Dengan kegiatan MAKI yang masif dan terstruktur, tentu kami dari pihak keamanan sangat mendukung,” katanya. Ia menegaskan, pihak kepolisian siap membangun kerja sama dengan MAKI Sulsel dalam bidang edukasi dan pencegahan penyalahgunaan narkotika. “Kami bangga karena ada mitra pemerintah yang bisa berdampingan dengan kepolisian dalam menjaga keamanan masyarakat dari ancaman narkoba. Gangguan narkoba ini sangat membahayakan karena memengaruhi perilaku dan mental anak-anak,” jelasnya. Kompol MH. Thamrin juga mengingatkan generasi muda untuk menjauhi narkoba karena dinilai menjadi ancaman serius bagi masa depan bangsa. “Narkoba adalah musuh nyata yang bisa menghancurkan generasi bangsa. Tidak ada jalan lain selain kita harus memusuhi, menghindari, dan memberantas narkoba bersama-sama,” tegasnya. Sementara itu, Sekretaris Camat Tamalate, Saddam Musma, yang mewakili Camat Tamalate Ariel Syahbani, menyampaikan apresiasi terhadap langkah MAKI Sulsel dalam mengkampanyekan gerakan anti narkoba di tengah masyarakat. “MAKI bukan hanya mengkampanyekan anti narkoba, tetapi juga mengajak seluruh elemen masyarakat dan stakeholder untuk bersama-sama memerangi narkoba,” ujarnya. Ia menilai berbagai kegiatan yang dijalankan MAKI Sulsel sangat positif karena melibatkan pemberdayaan masyarakat dan mendorong partisipasi warga dalam kegiatan yang bermanfaat. “Alhamdulillah, banyak kegiatan yang bermanfaat. Bagaimana masyarakat diajak terlibat dalam kegiatan positif. Insya Allah pemerintah Kecamatan Tamalate siap mendukung dengan melibatkan RT, RW, lurah hingga kecamatan untuk menyukseskan program MAKI di Sulawesi Selatan,” tandasnya. Ketua MAKI Sulsel, Hidayat Akbar, mengatakan agenda sosialisasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) yang akan dilaksanakan di 15 kecamatan di Kota Makassar diawali dari Kecamatan Tamalate. Menurutnya, Kecamatan Tamalate dipilih sebagai titik awal karena dinilai memiliki semangat kolaborasi yang kuat antara pemerintah, aparat keamanan, tokoh masyarakat, dan elemen pemuda dalam mendukung gerakan anti narkoba. “Insya Allah agenda sosialisasi P4GN di 15 kecamatan akan diawali di Kecamatan Tamalate sebagai langkah awal membangun gerakan bersama melawan narkoba di Kota Makassar,” ujarnya. Hidayat Akbar menegaskan, program tersebut tidak hanya berfokus pada sosialisasi bahaya narkoba, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat untuk aktif menjaga lingkungan dari ancaman penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. Ia berharap keterlibatan seluruh stakeholder dapat memperkuat gerakan P4GN sehingga tercipta lingkungan yang aman, sehat, dan bebas narkoba di Makassar maupun Sulawesi Selatan secara umum “Kami ingin menghadirkan edukasi yang menyentuh langsung masyarakat hingga tingkat RT dan RW. Pencegahan narkoba harus dimulai dari lingkungan terkecil, termasuk keluarga dan generasi muda,” pungkas Hidayat. (*)