JOMBANG - Di tengah padatnya jadwal sidang dan pembahasan isu-isu strategi organisasi, Expo Muktamar ke-35 NU hadir sebagai ruang penyegaran. Area pameran yang berlokasi di pusat kegiatan di Jombang pada Sabtu (29/08/2026) ini memberikan suasana santai bagi para peserta setelah seharian berada di dalam ruang rapat. Stan-stan bazar berdiri berjajar menawarkan berbagai macam produk, mulai dari buku-buku keislaman, pakaian, hingga kuliner lokal khas Jawa Timur. Pengunjung yang datang tidak hanya terbatas pada para muktamirin, tetapi juga warga sekitar yang antusias ikut meramaikan suasana layaknya sebuah pesta rakyat. Menjelang malam, perhatian pengunjung perlahan mulai mengarah ke panggung utama expo. Panitia memang menyiapkan sesi hiburan religi sebagai penutup agenda hari itu. Malam tersebut, grup musik gambus Alma Esbeye diadakan tampil untuk menyapa para hadirin. Ketika alunan musik mulai terdengar, lantunan shalawat dan lagu-lagu religi segera memenuhi area pameran. Suara vokal yang khas dipadukan dengan iringan instrumen musik ritmis membuat suasana malam di Jombang terasa hangat dan akrab. Ribuan orang yang memadati area depan panggung tampak menikmati pertunjukan dengan tertib. Sebagian besar pengunjung ikut melantunkan shalawat bersama-sama, sementara yang lainnya hanya menganggukkan kepala mengikuti irama atau mengabadikan momen menggunakan kamera ponsel mereka. Kehadiran Alma Esbeye di panggung utama tersebut pada akhirnya lebih dari sekedar sarana hiburan spiritual. Lagu sholawat Nahdliyah, serta Mars Muktamar NU yang dibawakan Ning Lia Nikmah Wafira dan Ning Majdah juga turut menemani suasana istirahat muktamar jelan rapat sidang pleno UII tentang mekanisme tata cara pemilihan Ahwa. Penampilan mereka menjadi panggung syiar Kebudayaan Islam Nusantara yang sederhana namun berkesan, menyatukan peserta muktamar dan masyarakat umum dalam satu gema kebersamaan.(***)