JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Tarif layanan TransBandara rute Blok M–Bandara Soekarno-Hatta resmi menjadi Rp15.000 per perjalanan mulai Selasa (1/9/2026). Tarif tersebut berlaku setelah layanan menjalani masa uji coba dengan tarif Rp3.500 sejak mulai beroperasi pada 12 Maret 2026. Pemberlakuan tarif tersebut sebelumnya telah ditetapkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Keputusan Gubernur (Kepgub) Nomor 685 Tahun 2026 tentang Tarif Layanan Angkutan Umum TransBandara Rute Blok M–Bandara Soekarno-Hatta. Tarif baru tersebut mulai berlaku pada 1 September 2026. Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta turut mengumumkan pemberlakuan tarif tersebut melalui akun Instagram resminya, @dishubdkijakarta, Senin (31/8). Dalam unggahannya, Dishub DKI menyebut tarif TransBandara SH2 rute Blok M–Bandara Soekarno-Hatta menjadi Rp15.000 mulai 1 September 2026. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung juga memastikan pemberlakuan tarif tersebut saat memberikan keterangan di kawasan Jakarta Selatan, Senin (31/8/2026). “Mengenai tarif Rp15 ribu, karena ini sudah diumumkan dan diputuskan, besok akan diberlakukan untuk tarif dari Blok M ke Soekarno-Hatta yaitu Rp15 ribu berlaku,” ujar Pramono. Pada hari pertama pemberlakuannya, penerapan tarif Rp15.000 juga terlihat dalam unggahan akun Transport for Jakarta–FDTJ melalui media sosial X, Selasa (1/9/2026). Akun tersebut menginformasikan bahwa layanan rute SH2 telah menggunakan tarif Rp15.000 per perjalanan. Unggahan tersebut turut memperlihatkan tampilan alat transaksi TransJakarta yang mencatat tarif Rp15.000 pada pukul 05.01 WIB. Hal tersebut menunjukkan tarif baru telah diterapkan pada layanan sejak hari pertama pemberlakuannya. Tarif Rp15.000 tersebut diberlakukan setelah layanan melewati masa uji coba dengan tarif Rp3.500. Penetapan tarif baru dilakukan untuk mendukung keberlanjutan operasional layanan sekaligus memenuhi Standar Pelayanan Minimum (SPM) bagi penumpang. Selain penyesuaian tarif, peningkatan fasilitas juga menjadi bagian dari layanan TransBandara. Melalui unggahan akun Instagram resmi @dishubdkijakarta, Selasa (1/9), ditampilkan sejumlah fasilitas yang ditujukan untuk meningkatkan kenyamanan penumpang dalam perjalanan menuju Bandara Soekarno-Hatta. Salah satunya yakni ruang tunggu penumpang ber-AC yang dapat digunakan sebelum keberangkatan. Fasilitas tersebut memungkinkan penumpang menunggu bus dengan lebih nyaman tanpa khawatir tertinggal penerbangan. Unggahan yang sama juga memperlihatkan area penyimpanan barang bawaan seperti koper di dalam bus. Fasilitas tersebut disediakan untuk memudahkan penumpang membawa barang bawaan selama perjalanan menuju bandara. Dengan pemberlakuan tarif baru tersebut, layanan yang sebelumnya dikenal dengan kode SH2 kini menjadi layanan TransBandara rute Blok M–Bandara Soekarno-Hatta dengan tarif Rp15.000 per perjalanan.