JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Yayasan Nusa Jaya Tumbuh Bersama bersama Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Jakarta Pusat menggelar aksi penanaman pohon mangga di Taman Supra Urban Farming Kota Supra Madusela, Mangga Dua, Jakarta Pusat, Minggu (9/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari gerakan penghijauan yang terus dikembangkan Yayasan Nusa Jaya Tumbuh Bersama di berbagai daerah di Indonesia. Setelah melakukan penanaman pohon di Lamongan dengan menggandeng IKSPI Lamonongan dan masyarakat Desa Bangunsari, Songgon, Banyuwangi Jawa Timur, kali ini gerakan tersebut diwujudkan melalui kolaborasi bersama organisasi mahasiswa. Hal itu, untuk mendorong keterlibatan generasi muda dalam menjaga lingkungan. Penanaman pohon mangga dipilih bukan sekadar sebagai upaya menambah ruang hijau di kawasan perkotaan. Namun, sebagai simbol bahwa gerakan lingkungan dapat dimulai dari ruang-ruang sederhana yang berada di tengah masyarakat. Founder Yayasan Nusa Jaya Tumbuh Bersama, Ahmad Muhlis Fanani, mengatakan bahwa penghijauan tidak boleh hanya menjadi wacana, tetapi harus diwujudkan melalui aksi nyata dan dilakukan secara berkelanjutan. “Menanam pohon adalah langkah sederhana, tetapi memiliki dampak yang panjang. Kita ingin membangun kesadaran bahwa menjaga lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama,” ujarnya. Menurutnya, kolaborasi dengan PMII menjadi penting karena mahasiswa memiliki posisi strategis dalam membangun kesadaran publik. Gerakan mahasiswa, kata dia, tidak hanya dituntut kritis terhadap berbagai persoalan sosial, tetapi juga harus mampu menghadirkan solusi konkret di tengah masyarakat. “Mahasiswa memiliki energi, gagasan, dan jaringan yang luas. Karena itu, kami ingin gerakan penghijauan ini menjadi ruang kolaborasi antara masyarakat sipil, generasi muda, dan berbagai elemen lainnya,” katanya. Ketua Yayasan Nusa Jaya Tumbuh Bersama, Moh. Syaiful Rahman, mengatakan perluasan gerakan penghijauan merupakan komitmen yayasan untuk menjadikan penanaman pohon sebagai gerakan bersama yang mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan maupun kesejahteraan masyarakat. "Kami membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya. Harapan kami, semakin banyak pihak yang terlibat sehingga gerakan penghijauan dapat tumbuh di berbagai daerah Indonesia dan memberikan manfaat nyata bagi lingkungan serta masyarakat," kata Syaiful. Syaiful mengatakan, penanaman pohon Yayasan Nusa Jaya Tumbuh Bersama di Jakarta Pusat merupakan bagian dari rangkaian gerakan penghijauan yang akan terus diperluas ke berbagai wilayah Indonesia. Gerakan tersebut diarahkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga ekosistem, memperluas ruang hijau, membantu mengurangi dampak perubahan iklim, serta membangun budaya menanam dan merawat pohon secara berkelanjutan. "Satu pohon yang ditanam hari ini bukan sekadar tanaman yang tumbuh di ruang terbuka merupakan investasi ekologis yang diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan dalam jangka panjang," jelas Syaiful. Sementara itu, Ketua PC PMII Jakarta Pusat Mu'ammar Rizal Fauzi menilai kegiatan penghijauan memiliki relevansi kuat dengan semangat gerakan mahasiswa. Menurutnya, kepedulian terhadap lingkungan merupakan bagian dari tanggung jawab sosial yang harus terus ditanamkan kepada kader dan masyarakat. "Penanaman pohon di kawasan Mangga Dua juga diharapkan dapat menjadi contoh bahwa ruang perkotaan tetap dapat dimanfaatkan untuk menghadirkan manfaat ekologis sekaligus sosial bagi masyarakat," kata Amar. “Gerakan penghijauan selaras dengan program PMII Jakpus yang memiliki gerakan Green Movement. Karena sejatinya gerakan penghijauan tidak cukup hanya dengan berbicara tentang krisis lingkungan. Kita harus mulai dari tindakan nyata. Kita menanam, merawat, dan berharap apa yang kita tanam bisa memberikan manfaat bagi generasi berikutnya,” ujar Amar.