DENPASAR - Pemerintah Kota Denpasar mengajak generasi muda untuk lebih peduli terhadap kelestarian lingkungan laut sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya mengonsumsi ikan. Generasi muda diharapkan tidak hanya melihat laut sebagai salah satu kekayaan alam Bali, tetapi juga ikut menjaga keberlangsungannya. Ajakan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kota Denpasar I Gusti Ngurah Eddy Mulya dalam Pemilihan Kids & Duta Forum Maritim Bali Ke-3 Tahun 2026 di Gedung Dharma Negara Alaya, Minggu. “Menjaga laut bukan hanya tanggung jawab pemerintah, nelayan, maupun masyarakat pesisir, tetapi merupakan tanggung jawab kita bersama. Karena itu, saya berharap anak-anak ini tidak hanya menjadi ikon kegiatan, tetapi juga menjadi agen perubahan,” ujar Eddy. Ia berharap para duta yang terpilih nantinya dapat menyebarkan pesan positif mengenai kelautan kepada orang-orang di sekitarnya. Edukasi tersebut dapat dilakukan mulai dari lingkungan keluarga, sekolah, teman sebaya, hingga masyarakat secara luas. Menurut Eddy, perhatian terhadap laut perlu berjalan beriringan dengan upaya meningkatkan ketahanan pangan dan pemenuhan gizi masyarakat. Salah satu langkah yang dapat dilakukan adalah mendorong kebiasaan mengonsumsi ikan. Ikan menjadi salah satu sumber protein yang baik bagi tubuh. Karena itu, gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) dinilai perlu terus diperkuat untuk mendukung terciptanya generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas. Eddy juga menekankan bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat dimulai sejak usia muda. Menurutnya, seseorang tidak perlu menunggu dewasa untuk memberikan kontribusi karena perubahan dapat dibangun melalui kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten. Pemkot Denpasar terus mendorong pengembangan sektor kelautan dan perikanan, peningkatan kesejahteraan nelayan serta masyarakat pesisir, penguatan ketahanan pangan, peningkatan konsumsi ikan, dan pelestarian lingkungan melalui kerja sama berbagai pihak. “Semangat kolaborasi harus terus dibangun untuk menjadikan Bali, khususnya Kota Denpasar, sebagai daerah yang semakin peduli terhadap kelestarian laut sekaligus kesejahteraan masyarakat pesisir,” ujarnya. Sementara itu, Sekretaris Direktorat Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) Kementerian Kelautan dan Perikanan RI, Machmud, menyampaikan bahwa pemerintah terus menjalankan berbagai kebijakan dan program strategis untuk menjaga kelestarian laut secara berkelanjutan. Ia menyebut Indonesia memiliki potensi kelautan dan perikanan yang besar. Potensi tersebut perlu dikelola secara berkelanjutan agar dapat memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat. Upaya itu juga dinilai sejalan dengan program swasembada pangan yang menjadi bagian penting dalam membangun kemandirian bangsa menuju Indonesia Emas 2045. “Pemerintah pusat mendukung penuh Forum Maritim Bali melalui Pemilihan Kids & Duta Forum Maritim Bali ke-3 sebagai wadah memperkuat sinergi menjaga kekayaan laut dan membangun kesadaran generasi muda mengenai pentingnya laut, lingkungan, dan pangan,” kata Machmud. Hal senada disampaikan Dewan Pembina Forum Maritim Bali sekaligus Anggota DPR RI, I Nyoman Parta. Ia mengapresiasi tingkat edukasi dan kepercayaan diri para peserta yang dinilainya sangat baik. Nyoman Parta mengatakan para peserta tidak hanya beraktivitas di komunitas, tetapi juga terjun ke sekolah-sekolah untuk memberikan edukasi mengenai kelautan. Mereka turut mengenalkan kekayaan bawah laut dan mengajak masyarakat membangun kebiasaan mengonsumsi ikan. “Mereka adalah generasi yang dapat membantu mengedukasi masyarakat sekaligus menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap laut, lingkungan, dan konsumsi ikan,” ujarnya. Pemilihan Kids & Duta Forum Maritim Bali Ke-3 Tahun 2026 diikuti sekitar 135 peserta yang berasal dari seluruh kabupaten dan kota di Bali. Sebelum acara puncak, rangkaian kegiatan juga diisi bakti sosial berupa pembagian paket ikan kepada masyarakat penerima manfaat. Dalam ajang tersebut, Ni Komang Larasati terpilih sebagai Duta Maritim Bali 2026. Ariella menjadi Kids Maritim Bali 2026, sedangkan Duma terpilih sebagai Pra-Kids Maritim Bali 2026. Acara tersebut turut dihadiri Ketua PHRI Bali Prof. Dr. Ir. Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace), Komandan Pangkalan TNI AL Denpasar Kolonel Laut (P) Ary Mahayasa, akademisi Universitas Udayana dan UGM, jajaran OPD Pemkot Denpasar, peserta, orang tua, serta undangan lainnya. Wakil Menteri Pariwisata RI Ni Luh Puspa juga memberikan dukungan terhadap kegiatan tersebut melalui sambutan dalam bentuk video. Eddy berharap para duta yang telah terpilih dapat menjalankan tugas dengan baik sekaligus menjadi contoh bagi generasi muda lainnya. “Semoga kegiatan ini memberikan manfaat yang luas dan menjadi momentum untuk semakin memperkuat kepedulian kita terhadap laut, lingkungan, kesehatan, dan ketahanan pangan,” katanya.