JAKARTA,NETRALNEWS.COM - Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya program Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Hal tersebut disampaikan saat berpidato pada peringatan Hari Buruh Internasional di kawasan Monumen Nasional, Jakarta Pusat, Jumat (1/5). Dalam pidatonya, Prabowo sempat menanyakan langsung kepada para buruh mengenai manfaat program MBG. Pertanyaan tersebut disambut respons positif dari massa yang hadir. “Kita juga beri MBG. Saya tanya ke saudara-saudara, MBG bermanfaat atau tidak?” kata Prabowo. "Tidak," teriak buruh. Ia menjelaskan, program MBG menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat perlindungan sosial bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Menurut dia, pada tahun ini pemerintah mengalokasikan anggaran hingga Rp 500 triliun untuk berbagai program perlindungan sosial. Prabowo menekankan bahwa pemenuhan gizi anak-anak menjadi kunci untuk mengatasi persoalan stunting yang masih dihadapi Indonesia. Ia menilai, kondisi kekurangan gizi dapat menghambat pertumbuhan fisik dan perkembangan sel pada anak. “Anak-anak kita banyak yang mengalami kurang gizi. Dengan MBG, kita ingin memastikan mereka mendapatkan asupan yang cukup,” ujarnya. Selain berdampak pada kesehatan, Prabowo menilai program MBG juga memiliki efek ekonomi yang luas. Ia menyebut kebutuhan bahan pangan seperti telur, daging, sayuran, susu, dan ikan akan meningkat, sehingga mendorong perputaran ekonomi di berbagai sektor. Menurut dia, program tersebut juga memberikan manfaat langsung bagi para petani dan pelaku usaha di sektor pangan. Peningkatan permintaan diyakini dapat meningkatkan pendapatan mereka. “Ekonomi kita hidup, petani dapat penghasilan, uang beredar di masyarakat,” kata Prabowo. Ia optimistis, program MBG tidak hanya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang untuk menciptakan generasi yang lebih sehat dan produktif. Dengan demikian, Indonesia diharapkan mampu mencapai kemajuan yang lebih signifikan di masa depan.