JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan pembongkaran tiang monorel di Jalan HR Rasuna Said akan dimulai pada pekan depan. Mantan Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso dijadwalkan turut diundang untuk menyaksikan proses pembongkaran tersebut. “Saya akan mengundang Bang Yos agar bisa hadir. Monorel ini akan kita bersihkan dan jalannya kita rapikan,” ujar Pramono saat menghadiri Haul ke-85 MH Thamrin di TPU Karet Bivak, Jakarta, Minggu (11/1/2026). Proyek monorel Jakarta pertama kali dimulai pada 2004, saat Presiden Megawati Soekarnoputri dan Gubernur Sutiyoso menjabat. Pembangunan tersebut bertujuan mengurangi kemacetan ibu kota. Namun, proyek yang dikerjakan PT Jakarta Monorail terhenti pada 2007 akibat persoalan pendanaan dan sengketa aset. Pada masa kepemimpinan Fauzi Bowo, proyek monorel resmi dihentikan pada 2008. Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Heru Suwondo mengatakan jadwal pembongkaran dipercepat atas instruksi gubernur setelah seluruh proses administrasi dengan pemilik aset diselesaikan. “Awalnya direncanakan minggu ketiga, tetapi Pak Gubernur meminta agar pembongkaran dimulai lebih cepat. Insyaallah hari Rabu depan,” ujar Heru, Rabu (7/1/2026). Sebanyak 98 tiang monorel di sepanjang Jalan HR Rasuna Said akan dibongkar pada tahap awal. Setelah itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menata ulang badan jalan dan trotoar di sisi timur agar selaras dengan sisi barat yang telah lebih dahulu direnovasi. “Sisi barat Rasuna Said sudah tertata rapi. Sementara sisi timur masih terhalang tiang monorel. Karena itu akan kita rapikan,” tambah Heru.