JAKARTA – PT Jasamarga Tollroad Operator (JMTO) meraih penghargaan kategori Public Service Call Center dengan predikat Exceptional pada ajang Contact Center Service Excellence Award (CCSEA) 2026 yang berlangsung di Hutan Kota Plataran, Senayan, Jakarta, Kamis (30/4/2026). Penghargaan tersebut diberikan atas keberhasilan perusahaan dalam memperkuat transformasi digital layanan informasi lalu lintas jalan tol melalui Jasamarga Tollroad Command Center (JMTC). Penghargaan diterima langsung Direktur Utama PT JMTO Tri Wahyu Subekti didampingi Command Center Department Head PT JMTO Adelia Dicha Pravitasari. Penilaian dilakukan berdasarkan kualitas layanan pelanggan, responsivitas sistem komunikasi, pemanfaatan teknologi digital, serta pengalaman pengguna dalam mengakses layanan informasi jalan tol. Tri Wahyu Subekti mengatakan penghargaan tersebut menjadi bukti konsistensi perusahaan dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di sektor transportasi jalan tol. Menurutnya, transformasi digital menjadi kebutuhan penting untuk menjawab tingginya mobilitas masyarakat dan kebutuhan informasi lalu lintas yang cepat serta akurat. “Penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas layanan berbasis digital agar masyarakat mendapatkan akses informasi yang lebih cepat, mudah, dan responsif,” ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima, Selasa (5/5/2026). JMTC sendiri merupakan pengembangan dari Jasa Marga Traffic Information Center yang telah beroperasi sejak 2005 sebagai pusat informasi dan komunikasi lalu lintas jalan tol. Pada awal 2026, layanan call center Jasa Marga juga mengalami perubahan nomor layanan dari 14080 menjadi 133 guna memudahkan masyarakat mengakses informasi darurat maupun kondisi lalu lintas secara real-time. Transformasi tersebut tidak hanya dilakukan pada sistem komunikasi telepon, tetapi juga melalui penguatan kanal digital. Informasi lalu lintas kini disebarluaskan melalui aplikasi Travoy, media sosial resmi, hingga Dynamic Message Sign (DMS) yang tersebar di sejumlah ruas tol strategis. Berdasarkan data operasional 2025, rata-rata panggilan yang diterima call center JMTC mencapai 441 interaksi per hari dan meningkat menjadi 546 panggilan saat akhir pekan. Pada periode arus mudik dan balik Idulfitri 1446 Hijriah atau Lebaran 2025, jumlah panggilan bahkan melonjak hingga rata-rata 838 panggilan per hari dari ruas tol Jasa Marga Group. Selain pengguna ruas tol Jasa Marga Group, layanan tersebut juga menerima laporan dan permintaan informasi dari pengguna jalan tol operator lain. Kondisi itu menunjukkan fungsi JMTC sebagai pusat informasi lalu lintas yang semakin luas dan terintegrasi. Ajang CCSEA 2026 menjadi salah satu tolok ukur nasional dalam menilai kualitas layanan berbasis pengalaman pelanggan atau customer experience. Evaluasi dilakukan melalui pengukuran data operasional, efektivitas pelayanan, hingga kemampuan perusahaan dalam menjaga kepuasan pengguna layanan publik. PT JMTO menilai penghargaan tersebut menjadi dorongan untuk terus menghadirkan inovasi pelayanan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat. Fokus perusahaan ke depan diarahkan pada penguatan layanan digital yang lebih responsif, akurat, dan mudah dijangkau pengguna jalan tol di seluruh Indonesia.