JAKARTA, NETRALNEWS.COM — Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Tamhut) Jakarta Pusat sepanjang Januari hingga Desember 2025 telah menangani ratusan pohon sempal dan tumbang di delapan wilayah kecamatan. Penanganan ini dilakukan oleh petugas sebagai respons atas kondisi cuaca, terutama hujan deras dan angin kencang yang terjadi sepanjang tahun. Pohon-pohon tersebut tersebar di berbagai titik Jakarta Pusat dan ditangani saat terjadi laporan dari warga maupun hasil pemantauan lapangan. Langkah ini dinilai penting karena menyangkut keselamatan dan kenyamanan aktivitas masyarakat sehari-hari. Rincian Pohon Sempal dan Tumbang Selama Setahun Kepala Sudin Tamhut Jakarta Pusat, Mila Ananda, memaparkan bahwa selama 2025 tercatat 362 pohon sempal dan tumbang yang telah ditangani petugas. Dari jumlah tersebut, 220 merupakan pohon sempal, sementara 142 lainnya tumbang. Kondisi ini umumnya dipicu oleh cuaca ekstrem yang datang tidak menentu. Situasi seperti ini biasanya meningkat saat musim hujan. Lonjakan Penanganan Terjadi di Akhir Tahun Jika ditarik ke rincian bulanan, Januari 2025 menjadi awal dengan 45 pohon sempal dan tumbang yang ditangani. Februari tercatat 26 pohon, Maret 41 pohon, April 14 pohon, dan Mei 23 pohon. Sementara pada periode Juni hingga Agustus, masing-masing tercatat 21 pohon. Jumlah kembali meningkat pada September dengan 34 pohon, Oktober 33 pohon, November 23 pohon, dan tertinggi terjadi pada Desember dengan 60 pohon. Cuaca Jadi Faktor Utama Menurut Mila, hujan deras disertai angin kencang menjadi penyebab utama pohon sempal dan tumbang di wilayah Jakarta Pusat. Kondisi ini kerap terjadi tanpa banyak tanda, sehingga penanganan cepat menjadi opsi penting untuk meminimalkan risiko. Petugas biasanya langsung bergerak setelah menerima laporan atau menemukan potensi bahaya di lapangan. Penopingan Dilakukan untuk Antisipasi Selain penanganan darurat, Tamhut Jakarta Pusat juga melakukan langkah pencegahan. Selama 2025, tercatat sebanyak 13.567 pohon rawan tumbang telah dilakukan penopingan. Penopingan ini dilakukan sebagai cara mengurangi beban pohon dan mencegah potensi tumbang saat cuaca memburuk. Langkah ini menjadi bagian dari rutinitas pemeliharaan ruang hijau di Jakarta Pusat. Upaya Berkelanjutan di Ruang Kota Penanganan pohon sempal dan tumbang bukan hanya soal respons cepat, tetapi juga perawatan berkelanjutan terhadap lingkungan kota. Ruang hijau tetap dijaga agar berfungsi optimal, sekaligus aman bagi masyarakat yang beraktivitas di sekitarnya. Ke depan, upaya serupa akan terus dilakukan sebagai bagian dari pengelolaan lingkungan perkotaan.