BANDUNG, NETRALNEWS.COM - Mantan Sekretaris BUMN Said Didu mengkritik cara Prabowo Subianto memilih calon menteri kabinetnya. Hal ini setelah sejumlah nama seperti Taufik Hidayat hingga Abu Janda dipanggil Presiden RI ke-8 itu ke kediamannya. Sebagaimana diketahui ratusan figur yang masuk kandidat menteri, wakil menteri, dan kepala badan telah diundang langsung Ketua Umum DPP Partai Gerindra dimulai 14 Oktober 2024 hingga 15 Oktober 2024 lalu. Dari deretan tokoh yang bakal menjadi pembantu Prabowo di kabinet, tak sedikit nama-nama yang membuat masyarakat kaget dan heran. Termasuk meragukan kompetensi usai melihat latar belakangnya. Melalui akun X pribadinya, Said Didu turut buka suara. Mantan Sekretaris BUMN itu memberikan komentar pedasnya sembari meminta netizen membandingkan para menteri Presiden RI Soekarno dengan Prabowo. "Mohon dibantu informasi, saat kabinet 100 menteri Bung Karno, kira-kira siapa menteri Bung Karno yang "setara" dengan calon yang sudah dipanggil oleh Presiden terpilih Pak Prabowo," kata Said di akun @msaid_didu. "Seperti : 1) Abu Janda, 2) Gus Miftah, 3) Raffi Ahmad, 4) Giring, 5) Veronica Tan, 6) Taufik Hidayat, 7) dll," tulis sosok pria asal Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan dalam unggahan melalui akun X pribadinya itu. "Ga ketemu Pak. Kalau posturnya begini, tak banyak yang bisa diharap," timpal @saifulteladan menanggapi cuitan Said Didu. "Taufik Hidayat titipan Agum Gumelar. Kan Agum bersedia menjilat ludah dia sebelumnya bahwa PS itu dipecat karena terlibat penculikan dan kena sanksi Dewan Kehormatan TNI AD tahun 1999. Taufik Hidayat mantunya Agum. Raffi Ahmad teman bisnis anak-anak JKW & pendukung/buzzerp 02 Dr HC ilegal & abal-abal," cuit akun @CarolineSarah5. "Ini mungkin kata2 saya yg paling sadis kpd @prabowo, anda diberikan kesempatan & amanah oleh rakyat indonesia utk mbuat indonesia menjadi negara yg hebat yg bs dihargai &sejajar oleh negara di dunia bukan utk ditertawakan oleh negara di dunia krn milih menteri kw8 sgt tdk bermutu," tulis akun @IrvanAUtama1.