PARIS - Kota Beijing resmi terpilih sebagai Ibu Kota Arsitektur Dunia UNESCO-UIA 2029. Penetapan tersebut diumumkan oleh UNESCO pada Rabu (5/8) setelah menerima rekomendasi dari Komite Bersama Ibu Kota Arsitektur Dunia. Program Ibu Kota Arsitektur Dunia merupakan inisiatif bersama UNESCO dan International Union of Architects yang bertujuan menyoroti pentingnya arsitektur, tata kota, budaya, serta pelestarian warisan dalam mendukung pembangunan perkotaan yang berkelanjutan. Dalam skema tersebut, setiap tiga tahun sekali kota yang menjadi tuan rumah Kongres Dunia UIA akan ditetapkan sebagai Ibu Kota Arsitektur Dunia UNESCO-UIA. UNESCO menjelaskan bahwa Beijing dipilih karena dinilai mampu menggabungkan kekayaan warisan arsitektur bersejarah dengan visi pembangunan kota modern yang berorientasi pada keberlanjutan. Menurut lembaga tersebut, kota itu berhasil menunjukkan bagaimana pelestarian warisan budaya, inovasi arsitektur, dan kebutuhan masyarakat dapat berjalan beriringan untuk menciptakan lingkungan perkotaan yang tangguh dan nyaman dihuni. Selain memiliki tata kota bersejarah yang kuat, Beijing juga dinilai sukses menjalankan berbagai proyek regenerasi kawasan perkotaan yang tetap mempertahankan nilai budaya sekaligus menjawab tantangan perkembangan kota modern. Direktur Jenderal UNESCO Khaled El-Enany menyatakan bahwa penunjukan Beijing diharapkan dapat membuka ruang dialog internasional yang lebih luas mengenai peran arsitektur dalam pembangunan masa depan. Ia meyakini perpaduan antara warisan arsitektur yang kaya, transformasi kota yang dinamis, dan visi pembangunan jangka panjang yang dimiliki Beijing akan menjadi inspirasi bagi berbagai kota di dunia. Program Ibu Kota Arsitektur Dunia sendiri pertama kali diberikan kepada Rio de Janeiro pada 2020. Setelah itu, gelar serupa disandang oleh Copenhagen dan Barcelona. Dengan penunjukan ini, Beijing akan menjadi pusat berbagai kegiatan dan diskusi global terkait arsitektur, perencanaan kota, serta pembangunan berkelanjutan menjelang penyelenggaraan Kongres Dunia UIA 2029.