TUBAN, NETRALNEWS.COM - Kemampuan mengoperasikan komputer kini menjadi salah satu keterampilan dasar yang dibutuhkan di berbagai bidang kehidupan, mulai dari pendidikan, administrasi, hingga dunia kerja. Menyadari pentingnya literasi digital di tengah perkembangan teknologi, mahasiswa Universitas Negeri Malang Belajar Bersama Masyarakat (UM BBM) Desa Kemlaten menyelenggarakan program Generasi Hebat Melek Teknologi (GEMATI) di Desa Kemlaten, Kecamatan Parengan, Kabupaten Tuban. Program ini merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan meningkatkan kemampuan dasar masyarakat dalam mengoperasikan komputer melalui pelatihan yang aplikatif dan mudah dipahami. Sasaran kegiatan meliputi pelajar tingkat SD, SMP, SMA/sederajat, serta masyarakat umum yang memiliki minat untuk belajar teknologi digital. Berdasarkan hasil observasi mahasiswa UM BBM, masyarakat Desa Kemlaten masih memiliki keterbatasan dalam mengakses pelatihan komputer. Selain itu, program pelatihan komputer yang sebelumnya pernah berjalan di desa belum dapat berlanjut secara optimal karena keterbatasan sarana dan prasarana. Kondisi tersebut mendorong mahasiswa menghadirkan kembali pelatihan komputer dasar sebagai upaya memperluas akses masyarakat terhadap keterampilan digital. Mengusung tema "Gali Potensi, Rajut Kreasi, Kuasai Teknologi", program GEMATI dilaksanakan dalam empat kali pertemuan, yaitu pada 27 Juni, 4 Juli, 7 Juli, dan 11 Juli 2026. Setiap sesi dirancang dengan pendekatan pembelajaran yang lebih menitikberatkan pada praktik, dengan komposisi sekitar 70 persen praktik dan 30 persen penyampaian materi. Melalui metode demonstrasi langsung, praktik mandiri, pendampingan, serta sesi tanya jawab, peserta diharapkan mampu memahami materi secara lebih efektif. Materi pelatihan disesuaikan dengan jenjang usia peserta. Bagi siswa sekolah dasar, pembelajaran diawali dengan pengenalan Microsoft Paint sebagai media untuk melatih keterampilan dasar menggunakan komputer melalui kegiatan menggambar dan mewarnai digital. Setelah itu, peserta juga diperkenalkan dengan aplikasi Canva untuk mengembangkan kreativitas dalam desain grafis sederhana, seperti mengenal berbagai elemen desain, membuat logo menggunakan inisial nama, serta mendesain poster sesuai tema yang telah ditentukan. Pendekatan ini tidak hanya meningkatkan kemampuan menggunakan aplikasi digital, tetapi juga mendorong kreativitas anak sejak dini. Sementara itu, peserta tingkat SMP mendapatkan pelatihan penggunaan Microsoft Word. Mereka mempelajari cara mengetik dokumen, membuat tabel, mengatur paragraf, hingga menyusun surat dengan struktur yang benar. Materi tersebut dipilih karena merupakan keterampilan dasar yang sering digunakan dalam kegiatan belajar maupun organisasi. Bagi peserta tingkat SMA, pelatihan difokuskan pada penggunaan Microsoft Excel. Materi yang diberikan meliputi penginputan data, penggunaan fungsi dasar seperti SUM, AVERAGE, MIN, dan MAX, hingga praktik membuat daftar nilai sederhana dan laporan keuangan sehari-hari. Kemampuan ini diharapkan dapat menjadi bekal bagi peserta dalam mendukung aktivitas akademik maupun persiapan memasuki dunia kerja. Pelaksanaan GEMATI tidak hanya berorientasi pada penyampaian materi, tetapi juga memberikan kesempatan kepada peserta untuk mempraktikkan secara langsung setiap keterampilan yang dipelajari. Dengan adanya pendampingan dari mahasiswa UM BBM selama proses pelatihan, peserta dapat memperoleh bimbingan ketika mengalami kesulitan sehingga proses belajar menjadi lebih interaktif. Melalui program ini, mahasiswa UM BBM berharap masyarakat Desa Kemlaten memiliki bekal literasi digital yang lebih baik serta mampu memanfaatkan teknologi untuk mendukung kegiatan belajar, pekerjaan, organisasi, maupun aktivitas sehari-hari. Di tengah pesatnya transformasi digital, penguasaan keterampilan komputer dasar menjadi salah satu modal penting untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Program GEMATI menjadi bukti bahwa pengabdian mahasiswa tidak hanya berfokus pada penyelesaian program kerja selama UM BBM, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Dengan menghadirkan pelatihan komputer yang mudah diakses dan sesuai kebutuhan peserta, mahasiswa berupaya membuka kesempatan yang lebih luas bagi masyarakat Desa Kemlaten untuk berkembang dan beradaptasi dengan tuntutan era digital.