SURABAYA - Tim robot Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) berhasil mencatatkan prestasi pada ajang Asia-Pacific Broadcasting Union Robocon (ABU Robocon) 2026 di Hong Kong. Tim tersebut membawa pulang dua penghargaan, yaitu Best Idea Award dan ROHM Award. Ketua Tim Richie Robocon ITS Muhammad Najmi Ihsan menyampaikan rasa syukur atas pencapaian tersebut dalam keterangan yang diterima di Surabaya, Selasa. Ia menilai dua penghargaan internasional itu menunjukkan konsistensi performa tim sepanjang rangkaian kompetisi. Sebelum berlaga di tingkat internasional, Tim Richie Robocon ITS terlebih dahulu mempertahankan gelar juara pertama tingkat nasional dalam Kontes Robot ABU Indonesia (KRAI) 2026. Hasil tersebut mengantarkan tim ITS menjadi wakil Indonesia pada ABU Robocon 2026 di Hong Kong pada pekan lalu. Untuk meraih Best Idea Award, tim menghadirkan sejumlah pembaruan pada sistem mekanik kedua robot yang digunakan dalam kompetisi. Mahasiswa Departemen Teknik Mesin ITS itu menjelaskan bahwa robot pertama dibekali mekanisme three-axis arm, sedangkan robot kedua menggunakan rancangan yang menyerupai forklift untuk mengangkat Kung Fu Scroll. “Kedua mekanik tersebut menggunakan material stainless steel dengan ketebalan 0,8 milimeter,” kata Najmi, sapaan akrabnya. Tidak hanya pada mekanik, pengembangan juga dilakukan terhadap sistem komunikasi robot. Sistem yang sebelumnya menggunakan cahaya kemudian diperbarui dengan teknologi berbasis QR Code. Tim juga meningkatkan kemampuan robot melalui pembuatan program otomatis yang dapat menangani kotak ketika terjatuh. Pengembangan tersebut menjadi salah satu strategi untuk mengoptimalkan kinerja robot saat pertandingan berlangsung. Penggunaan komponen elektronik ROHM turut menjadi faktor yang mengantarkan Tim Richie Robocon ITS memperoleh ROHM Award. Penghargaan itu diberikan oleh ROHM Semiconductor Jepang, salah satu sponsor ABU Robocon 2026 Hong Kong. “Adapun penggunaan perangkat elektronik ROHM kurang lebih 10 persen dari total komponen robot tim ITS,” kata Najmi. Najmi menuturkan bahwa keikutsertaan dalam KRAI dan ABU Robocon memberikan berbagai pengalaman serta pembelajaran bagi tim. Selain pengalaman bertanding, ABU Robocon juga menyediakan sesi berbagi pengetahuan yang memungkinkan peserta bertukar wawasan mengenai robot, program, dan mekanik dengan tim dari berbagai negara. Ia mengungkapkan rasa syukur karena Tim Richie berhasil masuk ke jajaran delapan besar ABU Robocon 2026. Najmi berharap capaian tersebut dapat menjadi pijakan bagi tim untuk memperoleh prestasi yang lebih tinggi pada tahun berikutnya. Prestasi tersebut sekaligus menunjukkan komitmen ITS dalam mengembangkan inovasi dan teknologi melalui pendidikan. Hal itu sejalan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) poin 4 mengenai Pendidikan Berkualitas serta poin 9 tentang Industri, Inovasi, dan Infrastruktur.