JATIM, NETRALNEWS.COM - Universitas Muhammadiyah perkenalkan aplikasi Digital Ekofem Edi pada hari Senin (24/2/2025). Uji coba itu terlihat dilakukan di lingkungan sekolah dasar Muhammadiyah, yang terlihat para siswa menikmati penggunaan sistem VR tersebut. Melansir dari laman um-surabaya ac.id, Adapun pengertian Ekofem Edu ini, menurut Founder-nya Radius Setiyawan, adalah sebuah plaform digital yang dikembangkan oleh komunitas riset yang berkomitmen pada pendidikan berwawasan adil gender dan sadar ekologi. Pembuatan ini melibatkan para peneliti muda dari berbagai disiplin ilmu yang memiliki kepedulian tinggi terhadap isu-isu lingkungan, anak, dan kesetaraan gender. Dengan pendekatan interdisipliner, Ekofem Edu aktif melakukan riset dan pengabdian dalam upaya-upaya membentuk kesadaran ekologi serta keadilan gender di masyarakat, khusunya pembelajaran anak-anak yang lebih inklusif dan berkelanjutan. Sementara itu Co-Founder sekaligus Dosen PGSD, Holy Ichda Wahyuni juga berharap Ekofem Edu bisa diunduh melalui playstore. Holy berharap Ekofem Edu bisa diakses oleh sekolah-sekolah sebagai platform pembelajaran dalam menanamkan wawasan adil gender dan ekologi. Ia juga menjelaskan alasan diperkenalkan ke anak Sekolah Dasar terlebih dahulu, yang menurut Holy yakni anak-anak memiliki karakteristik fantasi yang berkembang dalam fase menerima pembelajaran dan nilai-nilai dalam cerita, terlepas masuk akal atau tidak. "Tentu saya berharap platform ini menjadi pembelajaran yang tidak hanya mindful, meaningful, dan joyful, tetapi juga benar-benar membawa perubahan dalam kualitas pendidikan nasional dalam menanamkan wawasan adil gender dan ekologi dalam pendidikan di Indonesia,” tambahnya. Terdapat sejumlah fitur yang ada dalam aplikasi tersebut yakni Mari Belajar berisi modul berbagai mata pelajaran sebagai pembelajaran wawasan adil gender dan ekologi di sekolah dasar. Mata pelajarannya meliputi Matematika, IPAS, Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Bahasa Inggris dan Seni Budaya. Pada menu “Mini game dan VR” siswa bisa belajar banyak hal, mulai dari aktivitas gotong royong, mengamati kondisi lingkungan dan keberdaan kuman, berpetualang di ekofem zoo untuk mengenal banyak suara-suara hewan, mengenal bilangan, dan menjelajahi museum seni Budaya. Menu ketiga adalah Story Telling yang dapat membuat siswa bisa membaca sekaligus mendengarkan cerita dilengkapi audio. Di Story telling juga akan disuguhkan dengan cerita legenda rakyat yang mudah dipahami anak. Terakhir siswa bisa mencoba tantangan baru dengan bermain kuis. Dengan bermain kuis siswa bisa menilai pemahaman tentang materi yang yang dieksplorasi dengan cara yang menyenangkan.*