JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Lukumades, atau sering disebut “donat Yunani”, adalah camilan manis berbentuk bulat kecil yang digoreng hingga keemasan lalu disajikan dengan madu, kayu manis, atau kacang. Teksturnya renyah di luar namun lembut di dalam, membuat hidangan ini dicintai banyak orang sejak ribuan tahun lalu. Sejarah lukumades berakar dari Yunani Kuno. Catatan paling awal menunjukkan bahwa makanan manis ini pernah disajikan kepada pemenang Olimpiade pertama pada tahun 776 SM. Saat itu, lukumades dikenal dengan nama “charisoi”, yang berarti hadiah kehormatan berupa makanan. Hidangan ini bukan sekadar camilan, melainkan simbol kemenangan dan kebanggaan. Seiring berkembangnya peradaban, lukumades menyebar ke berbagai wilayah Mediterania dan Timur Tengah. Di Turki, ia dikenal dengan nama “lokma”, sementara di Mesir disebut “loukoumades”. Meski namanya berbeda-beda, ciri khasnya tetap sama: bola adonan goreng yang disiram dengan sesuatu yang manis. Kini, lukumades tidak hanya bisa dinikmati di Yunani, tetapi juga hadir di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia. Beberapa kedai bahkan menghadirkannya dengan kreasi modern, mulai dari tambahan cokelat leleh, saus karamel, hingga es krim sebagai pelengkap.