JAKARTA - Museum Tekstil Jakarta menghadirkan pameran bertajuk "Kemilau Laut Cermin: Simfoni Peradaban Makau di Jalur Sutra Maritim" yang mengangkat perjalanan sejarah dan perkembangan budaya Makau. Melalui berbagai koleksi dan materi visual, pengunjung diajak mengenal peran penting wilayah tersebut dalam pertukaran budaya lintas bangsa selama berabad-abad. Beragam objek dipamerkan dalam kegiatan ini, mulai dari warisan arsitektur, koleksi porselen bersejarah, hingga dokumentasi perkembangan seni pertunjukan. Keseluruhan narasi pameran menggambarkan Makau sebagai ruang pertemuan peradaban Tiongkok, Barat, dan Nusantara yang telah terjalin sejak abad ke-16. Pameran tersebut berlangsung pada 1–27 September dan terselenggara melalui kolaborasi antara Dinas Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta melalui Unit Pengelola Museum Seni dengan Biro Urusan Kebudayaan Pemerintah Daerah Administratif Khusus Makau bersama sejumlah mitra terkait.