JAKARTA, NETRALNEWS.COM — Taman Margasatwa Ragunan menjadi salah satu destinasi wisata favorit warga Jakarta dan sekitarnya. Setiap akhir pekan, ribuan pengunjung dari berbagai daerah datang untuk menikmati suasana hijau dan melihat berbagai jenis satwa. Kebun binatang yang berdiri sejak tahun 1864 ini memiliki luas sekitar 147 hektare dan menjadi rumah bagi lebih dari dua ribu ekor hewan. Pada Jumat, 31 Oktober 2025, area Kebun Binatang Ragunan terlihat ramai dipadati pengunjung sejak pagi hari. Daya tarik utama Ragunan terletak pada suasana alaminya yang masih terjaga di tengah hiruk-pikuk ibu kota. Pengunjung bisa berjalan santai di bawah pepohonan rindang sambil melihat koleksi satwa seperti orangutan, gajah, jerapah dan harimau. Harga tiket Kebun Binatang Ragunan masih terjangkau. Untuk pengunjung dewasa dikenakan biaya sebesar Rp 4.000 per orang, sementara anak-anak dikenakan biaya sebesar Rp 3.000 per orang. Tarif ini berlaku setiap hari, termasuk akhir pekan dan hari libur nasional. Untuk mempermudah transaksi, Ragunan kini menggunakan Kartu JakCard Bank DKI sebagai alat pembayaran tiket masuk. Kartu ini dapat dibeli di loket Ragunan dengan dua pilihan paket, yaitu Rp 45.000 (termasuk saldo Rp 20.000) dan Rp 75.000 (termasuk saldo Rp 50.000). Menurut Maryamah (60 tahun) warga Kebagusan yang datang bersama keluarganya, Ragunan punya kenangan tersendiri. "Saya sudah sering ke sini sejak anak-anak masih kecil. Sekarang saya datang lagi sama cucu. Tempatnya luas dan hewannya banyak, tiketnya juga murah. Anak anak senang sekali diajak ke sini," ujarnya sambil mengawasi cucu yang sedang melihat satwa. Ragunan tak hanya dikunjungi oleh keluarga, tetapi juga mahasiswa yang ingin berwisata. Seperti Finia (19 tahun) mahasiswi asal Tangerang, datang bersama teman-temannya untuk berlibur dan membuat konten video dan foto. "Sekarang Ragunan lebih tertata dan bersih. Banyak spot bagus buat foto sama bikin video, terutama di sekitar danau dan taman primata," katanya, sambil menunjukkan hasil video dan foto di kamera ponselnya. Kepadatan pengunjung biasanya terjadi pada akhir pekan dan hari libur nasional. Dari pagi hari, antrean panjang sudah terlihat di pintu masuk utama.Banyak keluarga datang lebih awal agar bisa berkeliling dengan tenang sebelum siang hari yang panas. Suasana semakin ramai menjelang siang, terutama di area dekat kandang gajah dan taman bermain anak. Beberapa lokasi favorit di Ragunan antara lain Pusat Primata Schmutzer, Taman Reptil, dan area danau buatan yang teduh. Di tempat itu, banyak pengunjung yang duduk santai di atas tikar sambil menikmati bekal dari rumah. Bagi yang ingin berkeliling lebih jauh, tersedia penyewaan sepeda dan kereta keliling. Ragunan masih menjadi pilihan utama wisata keluarga di Jakarta karena biayanya yang murah dan aksesnya yang mudah dijangkau dengan kendaraan umum. "Kalau ke tempat wisata lain mahal, di sini cukup beberapa ribu rupiah saja sudah bisa senang-senang seharian," tutur Maryamah dengan tersenyum. Ragunan juga menjadi tempat nostalgia bagi warga yang tumbuh besar di Jakarta. Dari segi fasilitas, para pengunjung menilai Ragunan kini semakin nyaman. "Sekarang toiletnya bersih, tempat sampahnya banyak, dan petugasnya ramah,” ucap pengunjung Finia. Hal itu menunjukkan bahwa pengunjung semakin peduli terhadap kenyamanan dan kebersihan tempat wisata. Dengan keindahan alam, koleksi satwa yang beragam, serta fasilitas yang terus diperbaiki, Ragunan tetap menjadi destinasi wisata yang menghadirkan hiburan, edukasi, dan nostalgia bagi masyarakat. Di tengah padatnya kota Jakarta, taman margasatwa ini seakan menjadi ruang hijau yang menenangkan dan selalu dirindukan oleh setiap pengunjung yang datang.